Profil Tokoh
Sosok Gus Yahya yang Dipecat dari Jabatan Ketua Umum NU
Sosok Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya yang diberhentikan dari jabatan Ketua Umum PBNU pada Rabu (26/11/2025).
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM - Sosok Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya yang diberhentikan dari jabatan Ketua Umum PBNU pada Rabu (26/11/2025).
Pemecatan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 yang diteken Wakil Rais Aam PBNU Afifuddin Muhajir dan Katib PBNU Ahmad Tajul Mafakhir pada Selasa, 25 November 2025.
Dikutip dari laman NU Online, tertulis "Berdasarkan pertimbangan poin kedua, maka Gus Yahya tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum PBNU terhitung mulai 26 November 2025 pukul 00.45 WIB".
Surat Edaran juga mencatat bahwa selama kekosongan jabatan Ketua Umum, maka kepemimpinan PBNU sepenuhnya berada di tangan Rais Aam selaku Pimpinan Tertinggi Nahdlatul Ulama.
Lantas bagaimana sosok Gus Yahya itu?
Pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah pada 16 Februari 1966 ini merupakan putra dari K.H. M. Cholil Bisri, keponakan dari K.H. A. Mustofa Bisri.
Ayah Gus Yahya diketahui aktif dalam kancah perpolitikan nasional sebagai mantan Wakil Ketua MPR dan salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dibesarkan dalam keluarga yang menjunjung tinggi agama, Gus Yahya pernah berguru pada K.H. Ali Maksum di Madrasah Al Munawwir Krapyak, Bantul.
Baca juga: Jalan Diponegoro Merangin Jambi Diperbaiki, Warga Diminta Hati-hati karena Banyak Lubang dan Macet
Baca juga: BMKG Jambi Imbau Waspada Banjir dan Longsor, Puncak Musim Hujan Terjadi November-Januari 2026
Baca juga: 392 Pejabat Sarolangun Ikuti Uji Kompetensi ProASN di UPT BKN Jambi
Dikutip Kompas.com, Gus Yahya menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Yogyakarta dan melanjutkan studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), jurusan Sosiologi.
Selama menjadi mahasiswa, Gus Yahya aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai Ketua Komisariat Fisipol UGM periode 1986-1987.
Kemudian, dia diketahui aktif bersama Nahdlatul Ulama (NU).
Gus Yahya mengawali kiprahnya sebagai Katib 'Aam PBNU pada periode 2015-2020.
Hingga akhirnya, pada Muktamar ke-34 NU, Gus Yahya maju sebagai calon Ketum PBNU.
Dalam Muktamar yang berlangsung di Lampung tersebut, Gus Yahya berhasil terpilih menjadi Ketum PBNU mengalahkan Said Aqil Siradj.
Gus Yahya terpilih sebagai Ketum PBNU periode 2021-2026 setelah meraih 337 suara.
Sedangkan, Said Aqil Siradj hanya memeroleh 210 suara.
Baca juga: Apa Itu Siklon Tropis Senyar yang Picu Cuaca Ekstrem dan Sebabkan Banjir & Longsor di Sumut-Sumbar?
| Jelang Libur Nataru, Pasokan Pertalite dan Solar di Batang Hari Jambi Dipastikan Aman |
|
|---|
| Viral Detik-Detik Longsor di Km 13 Puncak Sungai Penuh Jambi Terekam Warga |
|
|---|
| Ular Sanca 4 Meter Gegerkan Sengeti Muaro Jambi, Damkartan Bergerak Cepat |
|
|---|
| Apa Itu Siklon Tropis Senyar yang Picu Cuaca Ekstrem dan Sebabkan Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/27112025-gus-yahya.jpg)