Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Nelangsa Bocah 2 Tahun Dianiaya Pacar Ibunya hingga Tewas, Perkara BAB di Celana

Tragis nasib bocah berusia 2 tahun 9 bulan berinisial MA yang meregang nyawa setelah dianiaya oleh R (28), pacar sang ibu, hanya karena insiden

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Nelangsa Bocah 2 Tahun Dianiaya Pacar Ibunya hingga Tewas, Perkara BAB di Celana 

TRIBUNJAMBI.COM – Tragis nasib bocah berusia 2 tahun 9 bulan berinisial MA yang meregang nyawa setelah dianiaya oleh R (28), pacar sang ibu, hanya karena insiden buang air besar (BAB) di celana.

Kisah memilukan ini menimpa MA, balita asal Luwu, yang menjadi korban penganiayaan brutal oleh kekasih ibunya hingga akhirnya tewas.

Pelaku R mengakui kepada penyidik bahwa ia nekat melakukan kekerasan tersebut lantaran terbawa emosi akibat hal yang seharusnya tidak berujung fatal.

Ia menuturkan bahwa pada malam kejadian, korban tiba-tiba BAB di celana dan tidak memenuhi perintah yang ia berikan.

Peristiwa tragis itu berlangsung di sebuah rumah kontrakan di Lamunre, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Kamis (20/11/2025) malam.

R menjelaskan kepada penyidik bahwa saat itu ia sedang beristirahat ketika mencium aroma tidak sedap yang berasal dari arah korban.

Baca juga: BLT Kesra 2025 Rp 900 Ribu Cair Hari Selasa 25 November 2025: Cek di https//cekbansos.kemensos.go.id

Baca juga: Viral Irene dan Calon Bayi Meninggal Usai Ditolak 4 RS di Papua, Presiden Prabowo Instruksikan Audit

“Waktu itu saya baring, sempat saya tanya ‘kau berak?’, tapi dia (korban) tidak mengaku. Ternyata benar BAB,” ujar R dengan suara pelan ketika ditemui Tribun-Timur.com di ruang penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, Senin (24/11/2025).

R kemudian memerintahkan MA untuk membersihkan diri di kamar mandi, namun balita itu tidak segera bergerak.

Sikap korban yang tidak beranjak tersebut membuat emosi R semakin tersulut. Ia mengambil sebuah sapu, mengaku hanya berniat menakut-nakuti agar MA mengikuti perintahnya.

“Saya ambil sapu untuk mengancam saja, biar bergerak. Tapi karena tidak bergerak-gerak, makanya saya pukul. Paha kirinya saya pukul dua kali,” ungkapnya sambil menunjuk bagian paha yang ia jadikan sasaran pukulan dengan gagang sapu.

Namun kekerasan yang dilakukan R tidak berhenti sampai di situ.

Ketika MA akhirnya berjalan menuju kamar mandi namun sempat berhenti di area dapur, emosi R kembali memuncak dan membuatnya bertindak lebih keras.

Ia meletakkan sapu dan mengambil sebuah balok kayu, lalu menghentakkannya ke lantai hingga mengeluarkan suara keras sebagai bentuk ancaman.

“Karena dia singgah lagi di dapur, saya ambil balok. Balok itu saya bunyikan dulu di lantai, baru saya pukul satu kali karena sudah emosi,” terang R.

Pukulan balok tersebut menyebabkan MA menangis keras dan terjatuh akibat benturan benda tumpul.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved