Berita Viral

Kejamnya Pria Penjual Daging Kucing, Ngaku Sudah Potong 100 Ekor: Harganya Rp 120 Ribu Perkantong

Untuk menarik minat masyarakat membeli daging kucing yang dijualnya, pelaku berdalih bahwa daging yang dijajakannya merupakan daging kambing muda.

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Kejamnya Pria Penjual Daging Kucing, Ngaku Sudah Potong 100 Ekor: Harganya Rp 120 Ribu Perkantong 

TRIBUNJAMBI.COM - Nasib pria penjual daging kucing di Kota Pagar Alam mendadak ramai jadi sorotan.

Ya, pria inisial SJ (55) ditangkap usai videonya viral di sosial media.

Dimana Sj ditangkap usai viral videonya yang sedang memotong kucing untuk dijual dagingnya.

Parahnya lagi beberapa video menunjukan pelaku sedang memotong dan manjajakan daging kucing tersebut.

Untuk menarik minat masyarakat membeli daging kucing yang dijualnya, pelaku berdalih bahwa daging yang dijajakannya merupakan daging kambing muda.

Dari pengakuan pelaku, aksi jual daging kucing tersebut sudah dijalaninya selama 4 bulan atau setelah lebaran Idul Adha lalu. 

Baca juga: Ponsel Zetro Diplomat RI Tewas di Peru Dibongkar Polisi, Terungkap Sosok El Chino: Pemimpin Gengster

Baca juga: Sosok Laraz Faizarti Ditangkap Polisi Diduga Provokasi Bakar Gedung Mabes Polri: Postingannya Viral

Baca juga: Nasib Kompol Cosmas Dari Garda Terdepan Kini Dibuang dari Polri, Menggema Petisi Tolak Pemecatan

Bahkan dikatakannya, sudah lebih dari 100 kucing yang dipotongnya dan dagingnya dijual ke masyarakat.

"Sudah empat bulan saya melakukan ini pak, mungkin sudah ada 100 kucing yang saya potong dan dagingnya saya jual ke masyarakat," ujarnya.

Dikatakan SJ, untuk mengelabui calon pembelinya pelaku mengatakan jika daging yang dibawanya merupakan daging kambing muda.

Agar tidak ada bau amis pelaku menambahkan daun jeruk ke dalam bungkusan daging kucing tersebut.

"Untuk satu kantong daging kucing saya jual dengan harga Rp100 ribu sampai Rp120 ribu per kantong.

Namun saat ada pembeli yang menawar dibawa harga itu maka akan saya jual," katanya.

Saat ditanya di mana saja pelaku sudah menjajakan daging kucing tersebut dirinya mengatakan sudah hampir di seluruh wilayah Pagar Alam.

Namun lebih banyak di kawasan pinggiran kota.

"Saya menjajakannya di permukiman warga, setelah daging habis saya juga langsung mencari kucing yang berkeliaran di permukiman warga untuk ditangkap dan kembali dipotong dan dagingnya dijual," akunya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved