Berita Viral
Geger! Satu Keluarga di Mukomuko Ditangkap Polisi: Kompak Curi 55 Sapi, Tugas Ayah Jual, 4 Residivis
Polisi berhasil membekuk lima orang anggota keluarga yang kompak terlibat dalam sindikat pencurian hewan ternak.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah kasus pencurian yang terbilang unik terungkap di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Polisi berhasil membekuk lima orang anggota keluarga yang kompak terlibat dalam sindikat pencurian hewan ternak.
Dalam dua bulan terakhir, komplotan ini telah mencuri hingga 55 ekor sapi.
Identitas para tersangka diumumkan dalam konferensi pers di Mapolres Mukomuko pada Kamis (28/8).
Mereka adalah SU (65), MT (23), SN (28), SM (25), dan SW (35), yang semuanya berasal dari satu desa di Kecamatan Teras Terunjam.
Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma W, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan warga yang resah atas maraknya kasus pencurian sapi.
Dalam aksi mereka, komplotan ini memiliki pembagian peran yang terorganisir.
Anak dan keponakan SU, yaitu MT, SN, SM, dan SW, bertugas sebagai tim survei dan eksekutor.
Mereka mengintai lokasi peternakan, lalu menjalankan aksinya di malam hari.
Sementara itu, sang ayah, SU (65), yang menjadi kepala keluarga dalam komplotan ini, memiliki peran sentral.
Baca juga: Viral Sapi Kurban Bangkit Usai Disembelih di Klaten, Warga: Nadi Mungkin Putus
Baca juga: Maling Jam 10 Pagi, Pencuri Parfum Rp2,9 Juta di WTC Jambi Ditangkap Polisi
Dia bertugas menjual hasil curian dan kemudian membagikan uangnya kepada anak-anaknya.
Praktis, mereka beroperasi layaknya sebuah tim profesional di mana setiap anggota memiliki tugas yang jelas.
"Jadi, untuk para pelaku ini perannya berbeda-beda. Anak dan keponakan berperan sebagai survei sekaligus eksekutor, sementara bapak pelaku yang menjual hasil curian lalu membagikan uangnya," jelas Kapolres Riky.
AKBP Riky menambahkan, dari lima orang pelaku, empat di antaranya merupakan residivis kasus pencurian.
Hal ini menunjukkan bahwa mereka bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Namun, baru kali ini mereka kompak beraksi sebagai satu keluarga.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.