Berita Muaro Jambi
11 Ribu Peserta BPJS Muaro Jambi Nonaktif, Warga Berobat Lewat Jamkesda
Sebanyak 11 ribu peserta BPJS PBI di Muaro Jambi dinonaktifkan, namun warga masih dapat berobat melalui skema Jamkesda.
Penulis: Muzakkir | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI – Masalah jaminan kesehatan menghantam ribuan warga di Muaro Jambi. Sebanyak 11.000 peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dinonaktifkan oleh pemerintah pusat.
Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat banyak warga yang sedang sakit dan membutuhkan layanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, dr Aang Hambali, melalui Kabid Sarpras Dinkes Muaro Jambi, drg Sri Wulan Sari, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penonaktifan 11 ribu peserta tersebut telah berlaku sejak beberapa waktu lalu.
“Dari 77 ribu peserta yang ditanggung oleh pemerintah pusat, ada 11 ribu yang nonaktif,” kata Wulan.
Meski berstatus nonaktif, masyarakat tetap dapat berobat sesuai fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, untuk tindakan besar seperti rawat inap atau operasi, warga harus menyertakan surat keterangan dari pemerintah desa.
“Mereka tetap bisa berobat dengan program Jamkesda,” imbuhnya. ( Tribunjambi/Muzakkir)
Baca juga: PLN Rugi Ratusan Juga gara-gara Maraknya Pencurian Kabel di Muaro Jambi
| Warga Tanjung Geruduk Polsek Kumpeh Muaro Jambi, Desak Pemberantasan Narkoba |
|
|---|
| Pemkab dan Densus 88 Luncurkan QRIS Barcode untuk Tertibkan Kotak Amal dari Teroris |
|
|---|
| Pelebaran Solusi Kemacetan di Mendalo, BBS Siap Fasilitasi Pembebasan Lahan |
|
|---|
| Investasi di Muaro Jambi Melonjak Tiga Kali Lipat pada Triwulan I 2026 |
|
|---|
| Pemkab Muaro Jambi Bentuk Tim Pengawasan Penanaman Modal, Sasar Ratusan Perusahaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kabid-Sarpras-Dinkes-Muaro-Jambi-drg-Sri-Wulan-Sari.jpg)