Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Merangin

M Syukur Panen Jagung, Perkuat Program Ketahanan Pangan di Merangin

Bupati Merangin, M Syukur, kembali memanen Jagung hasil pelaksanaan Program Ketahanan Pangan di Kabupaten Merangin

|
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/FRENGKY WIDARTA
PANEN JAGUNG - Bupati Merangin, M Syukur panen jagung di Balai Benih Utama (BBU) yang terletak di Sungai Manau pada Sabtu (18/4/2026). Ini merupakan hasil pelaksanaan Program Ketahanan Pangan di Kabupaten Merangin, Jambi, merupakan wujud kemandirian pangan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bupati Merangin, M Syukur, kembali memanen Jagung hasil pelaksanaan Program Ketahanan Pangan di Kabupaten Merangin, Jambi, merupakan wujud kemandirian pangan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

Semangat itu terpancar saat M Syukur memimpin secara langsung panen jagung di Balai Benih Utama (BBU) yang terletak di Sungai Manau pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan panen jagung itu juga dihadiri oleh jajaran Sekda Zulhifni, Ketua TP PKK Lavita Syukur, Ketua DWP Sri Rezeki dan para Kepala OPD ini, Bupati M. Syukur mengajak seluruh penyuluh pertanian untuk lebih proaktif mendatangi petani. 

M Syukur menegaskan bahwa, memperkuat ketahanan pangan bukan hanya teori di atas kertas, melainkan aksi nyata di lapangan. 

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Dinas Pertanian untuk menjadi garda terdepan dengan menjadikan lahan-lahan milik pemerintah sebagai percontohan bagi masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan sektor pertanian harus berubah. M Syukur tak ingin melihat pemerintah hanya menyalurkan bantuan, lalu lepas tangan.

"Saya ingin Dinas Pertanian memberikan contoh. Jangan kita suruh masyarakat menanam, tapi kita sendiri tidak punya contoh yang berhasil. Saat ini ada 40 hektare lahan pemerintah yang dikelola langsung. Ini adalah bukti bahwa kita serius mengurus pangan," tegas M Syukur.

Menurut M Syukur keberhasilan instansi pemerintah dalam mengelola lahan "tidur" menjadi produktif tentunya akan memicu kepercayaan diri masyarakat untuk ikut bergerak memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan kosong lainnya.

Visi ketahanan pangan yang diusung Bupati Merangin tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan sektor peternakan dan program nasional. 

Kedepan M Syukur memproyeksikan Merangin sebagai penyedia bahan baku pakan ternak utama guna mendukung kemandirian protein daerah.

"Kita butuh ayam, dan ayam butuh pakan. Bahan intinya adalah jagung. Semua ini berhubungan. Jika kita mampu swasembada jagung, maka sektor peternakan kita akan kuat," jelasnya.

Untuk menjamin kesejahteraan petani, M Syukur juga telah menyiapkan "jaring pengaman" pasar. Ia memastikan bahwa pemerintah melalui Bulog siap membeli hasil panen jagung masyarakat dengan harga yang layak.

Semangat Bupati Merangin M. Syukur tidak hanya berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga edukasi bagi generasi muda. 

M Syukur juga menginginkan lahan pertanian seperti di Sungai Manau ditata rapi sehingga bisa menjadi destinasi wisata edukasi bagi anak-anak sekolah.

"Saya ingin anak-anak kita tahu cara menanam jagung dan cabai. Kita tanamkan kecintaan pada pertanian sejak dini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk ketahanan pangan kita di masa depan," tambahnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved