Berita Populer Hari Ini
Jambi Top 7 Peristiwa Berdarah di Pinang Merah
Peristiwa penusukan yang berakibat tewasnya seorang ayah di Pinang Merah, masuk Jambi Top 7 berita populer Selasa (12/5/2026) malam.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Peristiwa penusukan yang berakibat tewasnya seorang ayah di Pinang Merah, masuk Jambi Top 7 berita populer Selasa (12/5/2026) malam.
Kasus ini terjadi di RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, dua pekan lalu.
Kemarin, rekonstruksi adegan pembunuhan telah digelar Polsek Kota Baru.
Tribun Jambi juga merangkum berita peristiwa kriminalitas, berita politik, pemerintahan, hukum, kerusakan lingkungan, dll.
Semua berita populer dirangkum Tribun Jambi, termasuk berita viral, video viral dan peristiwa lainnya.
Berikut ini Jambi Top 7 selengkapnya:
Ayah Tewas Dikeroyok Depan Keluarga di Alam Barajo Jambi, Dipicu Konflik Anak-anak
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Peristiwa penusukan yang menewaskan seorang pria berinisial B di RT 10, Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, diduga berawal dari persoalan sepele antar anak-anak, Minggu (27/4/2026) malam.
Okta (18), anak korban, menuturkan kejadian bermula saat adiknya bermain di depan rumah pelaku.
Saat itu, seekor anjing menggonggong, lalu anak-anak yang berada di lokasi menyebut kata anjing.
“Diduga mamanya pelaku mengira adik kami menyebut anaknya anjing, jadi langsung marah dan mengejar adik kami,” ujar Okta saat diwawancara dilokasi kejadian.
Menurutnya, adiknya berlari dan bersembunyi di semak-semak karena ketakutan.
Dua Pelaku Pembunuhan di Alam Barajo Jambi Ditangkap Polisi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Polisi mengungkap kasus penusukan yang menewaskan Indra Kusuma (39) di kawasan RT 10, Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
Dalam peristiwa itu, anak korban, Muhammad Ferdi, turut menjadi korban luka namun berhasil selamat.
Kapolsek Kota Baru, Kompol Helrawati Siregar, mengatakan pihaknya menerapkan pasal berlapis terhadap para pelaku.
“Kasus ini kami sangkakan dengan tindak pidana pembunuhan berencana, pembunuhan, serta pengeroyokan yang mengakibatkan meninggal dunia. Ancaman hukumannya seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa terjadi di rumah korban di Jalan Kurnia, RT 10, Pinang Merah. Korban Indra Kusuma meninggal dunia akibat sejumlah luka tusukan, sementara anaknya mengalami luka dan masih menjalani perawatan.
Saksi Kata Pembunuhan di Jambi: Setiap Orang Datang, Kami Lihat Dulu dari Jauh
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus penusukan yang menewaskan Indra Kusuma (39) di kawasan RT 10, Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, mengakibatkan guncangan besar bagi keluarga korban.
Selain meninggalnya Indra yang merupakan tulang punggung keluarga, anak korban, Muhammad Ferdi, juga menjadi korban penusukan hingga luka-luka.
Tapi kesedihan tak berhenti di situ. Istri almarhum Indra, Ina, mengalami trauma berat, begitu juga anak-anaknya.
Mereka pun masih diliputi kekhawatiran karena pelaku merupakan warga sekitar, meski polisi telah menangkap dua tersangka, sedangkan seorang anak SMA terduga pelaku masih berkeliaran.
Kini, selain tekanan psikologis, keluarga Ina mengalami guncangan ekonomi akibat kehilangan sosok tulang punggung keluarga.
Analisis Guru Besar Unja, Dugaan Penghasutan-Perencanaan di Pembunuhan Pinang Merah Jambi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Guru Besar Universitas Jambi, Prof Sahuri Lasmadi, menyampaikan analisis hukum terkait kasu pembunuhan di Pinang Merang, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
Perkembangan kasus penusukan di Pinang Merah, Kota Jambi, yang melibatkan beberapa pelaku, termasuk seorang anak SMA, memunculkan berbagai pertanyaan hukum terkait peran masing-masing pihak.
Apakah ada kemungkinan kemungkinan pembunuhan berencana, turut serta, hingga dugaan penghasutan?
Penentuan pasal dalam kasus tersebut sangat bergantung pada pembuktian peran konkret setiap individu di tempat kejadian perkara (TKP).
Pembunuhan Berencana
Peran Seorang Pelajar SMA Disorot dalam Kasus Pembunuhan di Pinang Merah Jambi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Kasus pembunuhan di RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, masih menyisakan luka bagi keluarga.
Keluarga mendesak kepolisian segera melakukan rekonstruksi kasus yang terjadi pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Permintaan tersebut disampaikan guna mengungkap secara terang peran BM (16), seorang pelajar SMA yang diduga terlibat langsung dalam aksi penikaman terhadap korban, Indra Kusuma, hingga meninggal dunia.
Kuasa hukum keluarga korban, Putra Tambunan, menilai aparat penegak hukum seharusnya sudah menetapkan BM sebagai tersangka.
Ia menyebut, berdasarkan keterangan saksi, BM diduga turut membawa dua pelaku lain berinisial RG dan DH ke lokasi kejadian.
Tersangka Pembunuhan di Pinang Merah Jambi Menangis, Istri Korban: Kau Dak Mikir Anak-anaknyo
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Diiringi rintikan hujan, rekonstruksi kejadian pembunuhan di Pinang Merah yang menewaskan korban Indra Kesuma (41) dipenuhi air mata.
Selain istri dan anak korban, tersangka RS juga tak kuasa menahan air matanya saat mulai mengulang rekonstruksi saat dia menusuk tubuh korban dengan senjat tajam.
Awalnya RS dan DH tampak lancar memperagakan seluruh reka adegan.
Namun, saat harus mengulang adegan penusukan kepada korban Indra Kesuma. RS terlihat lebih emosional.
Saat istri korban mengatakan "Kau dak mikir anak-anaknyo," kata Nia istri korban.
Kejanggalan dalam Rekonstruksi Pembunuhan Indra Kusuma di Pinang Merah Kota Jambi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rekonstruksi kasus pembunuhan Indra Kusuma (41) yang digelar di RT 10, Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Senin (11/5/2026), memunculkan sejumlah kejanggalan serius.
Perbedaan keterangan antar pihak korban dan pelaku dalam reka adegan, memantik pertanyaan soal rangkaian peristiwa yang berujung pada tewasnya Indra.
Kuasa hukum keluarga korban, Putra Tambunan, menilai terdapat hal-hal janggal yang terlihat jelas saat rekonstruksi berlangsung.
Satu di antaranta pada adegan keributan awal antara saksi Linda dengan istri korban, Nia.
Menurut Putra, dalam reka adegan tersebut Linda sempat melontarkan kalimat, “Kau tunggu yo, sebentar lagi datang,”.
| Jambi Top 7, Penjahat Naik Minibus Bawa 20 Kg Sabu Terobos Polisi di Muaro Jambi |
|
|---|
| Jambi Top 7, Kapolda Beri Sinyal 'Merah' Pebalap Liar, Seluruh Petinggi Polisi Ikut |
|
|---|
| Jambi Top 5 Kebakaran Pekan Ini di Kota, Loncat dari Gedung hingga Kaki Melintir |
|
|---|
| Jambi Top 7 Tragedi di Muratara, Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki BBM |
|
|---|
| Jambi Top 7, Kondisi Pemuda Jambi Kuliah 10 Tahun di Rusia Tak Pulang-pulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Rekonstruksi-pembunuhan-Pinang-Merah-2.jpg)