Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Populer Hari Ini

Jambi Top 7, Mengapa Merangin-Sarolangun Banjir tapi Bungo Kebakaran

Jambi Top 7 berita populer Senin (27/4/2026), berita kriminalitas, berita politik, pemerintahan, hukum, video viral, dll

Editor: asto s
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/FRENGKY WIDARTA
BANJIR - Banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (25/4) malam hingga Minggu dini hari. 

TRIBUNJAMBI.COM - Di tengah carut-marut persoalan angkutan logistik pertambangan di Sumatera, langkah progresif diambil oleh dua pemimpin daerah bertetangga yakni Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatera Selatan.  

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melakukan pertemuan strategis dengan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (24/4/2026).  

Pertemuan ini melahirkan kesepakatan krusial: mendorong pembangunan jalan khusus batu bara sebagai solusi permanen atas konflik sosial dan kemacetan. 

Langkah sinkronisasi antara Bengkulu dan Sumsel ini seolah menjadi "sentilan" bagi provinsi tetangga, termasuk Jambi, yang hingga kini masih berjuang keras menuntaskan persoalan serupa di jalur lintas umum. 


Baca Selengkapnya

Mesin Tambang Emas Ilegal Hanyut saat Banjir

 

PETI-Dugaan Alat Peti Terseret Banjir di Sarolangun Jambi, Sabtu (25/4/2026) kemarin. Walhi Jambi: Bukti Nyata Terjadinya Pembiaran terhadap Kejahatan lingkungan.
PETI-Dugaan Alat Peti Terseret Banjir di Sarolangun Jambi, Sabtu (25/4/2026) kemarin. Walhi Jambi: Bukti Nyata Terjadinya Pembiaran terhadap Kejahatan lingkungan.(Tribunjambi.com)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi menanggapi dugaan alat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau dompeng yang turut hanyut terbawa arus banjir di wilayah Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun yang terjadi pada Sabtu (25/4/2026) kemarin.

Menurutnya, dugaan temuan itu adalah bukti nyata terjadinya pembiaran terhadap kejahatan lingkungan. 


Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Daerah Walhi Jambi, Oscar Anugerah. Dia menegaskan, peristiwa tersebut bukanlah bencana alam.

“Melainkan bencana ekologis akibat rusaknya bentang alam di hulu sungai yang diperparah oleh aktivitas ilegal yang sangat masif,” katanya, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com via pesan WhatsApp, Minggu (26/4/2026).


Pihaknya menilai, munculnya dugaan alat tambang di tengah arus banjir, merupakan barang bukti otentik adanya kegagalan penegakan hukum dan perlindungan lingkungan.


Baca Selengkapnya

Puluhan Jabatan Eselon II di Jambi Akan Dirombak, Pemprov Siapkan Jobfit

 

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirma
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirma(Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto)

 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved