Kecelakaan Helikopter di Kalbar
RT Kenang Sosok Fauzie: Sering ke Masjid, Kaget Dengar Kabar Kecelakaan Helikopter
Pihak RT 30 Perumahan Puri Gading Mayang, Kota Jambi kaget saat mendengar kabar kecelakaan helikopter yang menimpa Fauzie Orbanta.
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Warga Jambi Korban Kecelakaan Helikopter
- Warga Jambi kaget atas wafatnya Fauzie Orbanta akibat kecelakaan helikopter.
- Almarhum dikenal sosok pekerja keras, ramah, dan aktif bergaul di RT 30.
- Fauzie baru saja memulai pekerjaan baru di KPN Plantations.
- RT dan tetangga bersinergi membantu seluruh prosesi pemakaman.
- Doa bersama mengalir di rumah duka.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak RT 30 Perumahan Puri Gading Mayang, Kota Jambi kaget saat mendengar kabar kecelakaan helikopter yang menimpa warganya, Fauzie Orbanta.
Sebab, pihaknya baru bertemu dengan almarhum saat Lebaran Idul fitri 2026 kemarin.
“Saya kami juga kaget juga kan, karena baru kemarin ya, habis lebaran beliau masih ada di Jambi. Iya kan sering bolak-balik ke masjid,” kata ketua RT 30, Dedi, pada Jumat (17/4/2026) malam.
Dedi menuturkan, almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras, sebab banyak berada di lokasi pekerjaan.
“Beliau banyak lokasi kan kalaupun pulang ya dua minggu. Mungkin ya banyak kumpul-kumpul keluarga apalagi anak-anaknya kan ada yang satu di Palembang, ngambil spesialis (pendidikan dokter, red),” tuturnya.
“Selama ini yang kami lihat Pak Fauzie itu oke orangnya, ramah gitu sering negur, itu yang yang saya rasakan ya, saya melihat Pak Poji cukup luas orangnya, cukup bergaul dan cukup baik gitu,” lanjutnya.
Dia menjelaskan, almarhum baru mendapatkan pekerjaan di perusahaan KPN Plantations. Sebelumnya, almarhum bekerja di perusahaan dibawah naungan Bakri Group.
“Dulunya dia beliau ini di di Bakri Group, di Kalimantan juga. Tapi yang jelas beliau ini katanya sih ke sana itu proses pergantian. Beliau ini dapat job baru,“ jelasnya.
Baca juga: Jenazah Fauzie 0 Korban Kecelakaan Helikopter di Kalbar Dibawa ke Jambi Sabtu
Baca juga: Harga BBM Hari Ini 18 April 2026: Pertamax Turbo dan Dexlite Melonjak Tajam
Sebagai bentuk belasungkawa dan solidaritas di lingkungannya, Dedi menerangkan pihaknya membantu prosesi pemakaman di kediamannya.
“Karena kita memang memiliki rasa tanggung jawab ya dan punya perasaan kekeluargaan juga yang kuat di perumahan ini. Jadi kita menyediakan semuanya lah yang dibutuhkan oleh pihak keluarga yang yang mengalami kondisi ini gitu,” jelasnya.
Dalam suasana duka, Dedi turut berbelasungkawa atas insiden yang menimpa almarhum. Dia juga berdoa agar almarhum tenang dialam sana.
“Semoga amal ibadah beliau dapat diterima, keluarga yang ditinggalkan selalu tabah dan sabar dalam mengadapi ujian ini,” pungkasnya.
Sementara itu, pantauan Tribunjambi.com di kediaman almarhum, para kerabat dan tetangga sudah berdatangan, Sabtu (18/4/2026).
Mereka duduk di kursi yang berada di bawah tenda, maupun dibawah kanopi kediaman almarhum dan tetangganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260418-Rumah-Duka-warga-Jambi-korban-kecelakaan-helikopter.jpg)