Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Populer Hari Ini

Jambi Top 7, Operator SPBU di Bungo 13 Tahun Bobol BBM Subsidi Total Rp276 Miliar

Seluk beluk pelangsir BBM subsidi di Bungo jadi pembicaraan publik Provinsi Jambi. Selama 13 tahun bobol Rp276 miliar

Editor: asto s
HO/IST
JAMBI TOP 7 - Istri pelangsir BBM di Bungo mengancam polisi memakai senapan angin. Jambi Top 7, operator SPBU di Bungo 13 tahun bobol BBM subsidi total Rp276 miliar. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Deretan Top 7 berita populer Jambi, Senin (14/4/2026). 

Seluk beluk pelangsir BBM subsidi di Kabupaten Bungo jadi pembicaraan publik Provinsi Jambi. Selama 13 tahun, sejak 2013 bobol SPBU hingga total kerugian negara Rp276 miliar.

Selain itu ada berita kriminalitas, berita politik, pemerintahan, hukum, dll. 

Semua berita populer dirangkum Tribun Jambi, termasuk berita viral, video viral dan peristiwa lainnya. 

Berikut ini Jambi Top 7 selengkapnya:

 

ASN Jambi Bolos WFH Tiap Jumat Terancam Potong TPP Hingga 100 Persen

 

WFH ASN - Ilustrasi ASN. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan peringatan keras bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencoba bermain-main dengan kebijakan Work From Home (WFH). Memasuki pekan pertama pelaksanaannya sejak Jumat lalu, pemerintah menegaskan bekerja dari rumah bukanlah kesempatan untuk membolos, melainkan pergeseran lokasi tugas yang tetap dipantau ketat.
WFH ASN - Ilustrasi ASN. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan peringatan keras bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencoba bermain-main dengan kebijakan Work From Home (WFH). Memasuki pekan pertama pelaksanaannya sejak Jumat lalu, pemerintah menegaskan bekerja dari rumah bukanlah kesempatan untuk membolos, melainkan pergeseran lokasi tugas yang tetap dipantau ketat.(Dok)

 

TRIBUNJAMBI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan peringatan keras bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencoba bermain-main dengan kebijakan Work From Home (WFH). 

Memasuki pekan pertama pelaksanaannya sejak Jumat lalu, pemerintah menegaskan bekerja dari rumah bukanlah kesempatan untuk membolos, melainkan pergeseran lokasi tugas yang tetap dipantau ketat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jambi, Sudirman, menyatakan aturan disiplin tetap berlaku tanpa pengecualian. 

Pemerintah telah menyiapkan skema sanksi berjenjang bagi ASN yang terbukti tidak berada di posisi tugas atau gagal memberikan laporan kinerja saat jam kerja WFH berlangsung.


Baca Selengkapnya

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, KLH Ingatkan Lonjakan Drastis Karhutla

 

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyebut
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyebut(Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menteri  Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyebut musim kemarau 2026 akan bersamaan dengan siklus El Nino.

Walaupun El-Nino lemah, kondisi kemarau 2026 akan berbeda dari tahun sebelumnya, sebab kemarau ditahun ini diprediksi panjang.

Informasi itu didapatkannya dalam rapat koordinasi bersama BMKG pada pekan kemarin.

Dia mengatakan, data terbaru menunjukkan lonjakan luas kebakaran hutan yang cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sebab, pada tahun kemarin hanya kemarin hanya 1.500 hektare, namun pada April 2026 sudah seluas 32.600 hektare.


Baca Selengkapnya

Guru Ngaji AM Diusir Pemilik Rumah di Sarolangun Usai Asusila Murid, Pindah Bersama Pengikut

 

SUASANA - Suasana jalan di Dusun Cianjur Kelurahan Sungai Benteng Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Di desa itu, guru mengaji AM (45) melakukan tindak asusila.
SUASANA - Suasana jalan di Dusun Cianjur Kelurahan Sungai Benteng Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Di desa itu, guru mengaji AM (45) melakukan tindak asusila.(Tribunjambi.com/FRENGKY WIDARTA)

 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Seorang oknum guru mengaji di Kabupaten Sarolangun berinisial AM (45) ditangkap polisi karena melakukan tindak asusila terhadap muridnya. Kini, kasus tersebut tengah ditangani aparat kepolisian.

Tindak asusila itu dilakukan di sebuah bangunan di Dusun Cianjur, Kelurahan Sungai Benteng, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

Bangunan itu disewa AM untuk dijadikan pondok pesantren yang diduga kuat tidak berizin.

Setelah ketahuan melakukan asusila terhadap muridnya, guru AM diusir oleh pemilik bangunan .

Guru AM berpindah lokasi, dari Dusun Cianjur ke Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun.


Baca Selengkapnya

Suami Akan Ditangkap Polisi, Istri Pelangsir BBM Bawa Senapan Angin, Total Rp276 Miliar

POLISI DIANCAM - Istri pelangsir BBM di Bungo ancam polisi pakai senapan angin. Sebuah penggerebekan besar-besaran terhadap praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi di SPBU 24.376.62 Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, berakhir dramatis. Operasi gabungan Polda Jambi bersama Pertamina Patra Niaga ini sempat diwarnai aksi nekat seorang istri pelangsir yang mencoba menghadang petugas dengan senjata angin.
POLISI DIANCAM - Istri pelangsir BBM di Bungo ancam polisi pakai senapan angin. Sebuah penggerebekan besar-besaran terhadap praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi di SPBU 24.376.62 Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, berakhir dramatis. Operasi gabungan Polda Jambi bersama Pertamina Patra Niaga ini sempat diwarnai aksi nekat seorang istri pelangsir yang mencoba menghadang petugas dengan senjata angin. (HO/IST)


 TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah penggerebekan besar-besaran terhadap praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi di SPBU 24.376.62 Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, berakhir dramatis. 

Operasi gabungan Polda Jambi bersama Pertamina Patra Niaga ini sempat diwarnai aksi nekat seorang istri pelangsir yang mencoba menghadang petugas dengan senjata angin.

Insiden menegangkan itu terjadi saat polisi hendak mengamankan suaminya yang diduga kuat terlibat dalam jaringan penyelewengan solar subsidi. 

Meski sempat diancam menggunakan senapan angin, petugas berhasil bersikap persuasif dan mengendalikan situasi tanpa ada korban jiwa, hingga akhirnya para pelaku berhasil digiring ke mapolda.


Baca Selengkapnya

 

Mafia BBM Subsidi di Kerinci Diringkus Polisi, Modusnya Manfaatkan Barcode

 

PELANGSIR BBM BERSUBSIDI - Kolase foto BBM Bersubsisi. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil membongkar praktik culas penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Dalam operasi yang digelar pada Kamis (9/4/2026), dua orang pelaku berinisial RP (34) dan S alias Pak Indah (53) diamankan bersama ratusan liter solar dan Pertalite ilegal. Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, mengungkapkan bahwa terbongkarnya kasus ini berawal dari keresahan masyarakat di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak.
PELANGSIR BBM BERSUBSIDI - Kolase foto BBM Bersubsisi. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil membongkar praktik culas penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Dalam operasi yang digelar pada Kamis (9/4/2026), dua orang pelaku berinisial RP (34) dan S alias Pak Indah (53) diamankan bersama ratusan liter solar dan Pertalite ilegal. Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, mengungkapkan bahwa terbongkarnya kasus ini berawal dari keresahan masyarakat di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak.(TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA)

 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil membongkar praktik culas penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. 

Dalam operasi yang digelar pada Kamis (9/4/2026), dua orang pelaku berinisial RP (34) dan S alias Pak Indah (53) diamankan bersama ratusan liter solar dan Pertalite ilegal.

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, mengungkapkan bahwa terbongkarnya kasus ini berawal dari keresahan masyarakat di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak.

Warga melaporkan adanya aktivitas pengangkutan BBM Bersubsidi secara mencurigakan.


Baca Selengkapnya

Warga Resah Aktivitas PETI di Teluk Langkap Semakin Merajalela

 

PETI-Aktivitas penambangan emas ilegal di Desa Teluk Langkap, Tebo, memicu keresahan warga karena merusak lingkungan
PETI-Aktivitas penambangan emas ilegal di Desa Teluk Langkap, Tebo, memicu keresahan warga karena merusak lingkungan(TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/Sopianto)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, kian memicu keresahan warga setempat.

Praktik ilegal yang berlangsung berulang ini dinilai tidak hanya merugikan masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi ancaman serius terhadap kelestarian lingkungan serta berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Sejumlah warga mengaku telah berulang kali melaporkan aktivitas tersebut kepada aparat penegak hukum. Namun hingga kini, belum terlihat adanya tindakan tegas. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran terhadap praktik ilegal tersebut.

“Saya sudah sering melapor ke Polsek, tapi tidak pernah ditindak. Sebenarnya ada apa ini? Kenapa tidak ada tindakan?” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (12/4).

Ia menambahkan, laporan juga telah disampaikan ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Polres Tebo. Namun hasilnya tetap nihil. Tidak ada penertiban maupun upaya penghentian aktivitas tambang ilegal yang meresahkan masyarakat.


Baca Selengkapnya

Dua Pelaku Curat di Tanjab Barat Dibekuk Saat Hendak Kabur ke Jambi

 

DITANGKAP-Dua pelaku pencurian dengan pemberatan di Tanjab Barat berhasil ditangkap saat hendak melarikan diri ke Kota Jambi setelah diketahui melakukan aksi di tiga lokasi dengan total kerugian jutaan rupiah.
DITANGKAP-Dua pelaku pencurian dengan pemberatan di Tanjab Barat berhasil ditangkap saat hendak melarikan diri ke Kota Jambi setelah diketahui melakukan aksi di tiga lokasi dengan total kerugian jutaan rupiah.(TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/Sopianto)

 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL- Tim Opsnal Tipidum Satreskrim Polres Tanjung Jabung Barat membekuk dua pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat). 

Pelaku yang dikenal licin ini diringkus saat mencoba melarikan diri menuju Kota Jambi pada Sabtu malam (11/4/2026).

​Kapolres Tanjab Barat melalui Kasat Reskrim AKP Ayub Peter Bernadu, mengatakan penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal yang dipimpin langsung oleh Kanit Pidum Ipda Peri Sutikno sekitar pukul 23.00 WIB.

​Penangkapan bermula dari penyelidikan intensif terkait kasus pembongkaran rumah di Jalan Bahari, Kelurahan Kampung Nelayan, yang terjadi pada pertengahan Maret lalu.

Mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaan pelaku, tim bergerak cepat melakukan pengejaran.


Baca Selengkapnya

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved