Kamis, 7 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Warga Jambi Disiksa di Kamboja

Ajudan Gubernur Jambi Telepon Chilva, Senin Uang Tiket Kamboja Dikirim

Chilva Shety Priyanka Elwani, mengatakan ditelepon ajudan Gubernur Jambi, Al Haris.  Dia bilang bahwa tiket akan dikirim

Tayang:
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: asto s
Tribunjambi.com/Istimewa
WARGA JAMBI DI KAMBOJA - Para pekerja korban penipuan lowongan kerja di Kamboja. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga Jambi korban penipuan lowongan kerja di Kamboja menuturkan telah mendapatkan kabar dari Pemerintah Provinsi Jambi, terkait kepulangannya ke Jambi.

Seorang korban asal Jambi, Chilva Shety Priyanka Elwani, mengatakan ditelepon ajudan Gubernur Jambi, Al Haris. 

"Senin akan mengirimkan uang tiket," ujarnya, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com via pesan WhatsApp, Minggu (5/4/2026).

Dalam percakapan telepon pada Sabtu (4/4/2026) kemarin, Chilva mengaku telah berbicara dengan Gubernur Jambi.

Chilva bilang, Gubernur Al Haris akan mengirimkan uang tiket pulang dari Kamboja ke Indonesia pada Senin (6/4/2026) mendatang.

Dia menuturkan, tiket itu diperuntukkan tiga warga asal Jambi, dua di antaranya Andri Budi Sanjaya dan Syehdi.

Chilva menyebut akan mengonfirmasi kembali kelanjutan kabar tersebut dengan pihak terkait.

"Nanti Senin saya infokan lagi kelanjutannya gimana sama Gubernur,” ucapnya.

Hal tersebut juga dibenarkan seorang korban loker asal Jambi lainnya, Andri Budi Sanjaya.

"Positif Pak Gubernur sudah telepon Mbak Chilva, Senin uang tiket dikirim,” imbuhnya.

Total 17 WNI 

Sementara itu, Korban loker Scam asal Jambi yang berada di Imigrasi Sihanoukville Kamboja, Ananda Rizkiyanto menyebut sekira 17 WNI akan pulang tempat itu.

"WNI akan pulang sekitar 17 orang, tersisa aku berdua disini WNI nya. Tanggal 10 April mereka pulang,” katanya.

Dia juga mengaku bagi WNI yang kurang mampu, harga tiket kepulangan diturunkan 150 USD. 

Saat ini, Ananda tidak mengetahui nasibnya di negara tersebut, sebab dia telah berada di negara tersebut sekira 4 bulan.

"Gak tahu kami masuk deportasi aku rasa, karena sudah lama di sini, 4 bulan," pungkasnya. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)

Baca juga: Posisi Tangan Terikat, Alung Melarikan Diri dari Gedung Lantai 2 Polda Jambi

Baca juga: Disbun Provinsi Jambi Tetapkan Harga Sawit Hampir Rp4 Ribu per Kg di Tingkat Pabrik

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved