Kebakaran di Kota Jambi
Angin dan Material Cepat Terbakar Menghambat Pemadaman Kebakaran di Kota Jambi
Angin dan banyaknya material mudah terbakar, menyulitkan pemadam kabaran memadamkan kebaran di Kota Jambi.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Angin dan banyaknya material mudah terbakar, menyulitkan pemadam kabaran memadamkan kebaran di Kota Jambi.
Kebakaran ini terjadi tepatnya di RT 13 Kelurahan The Hok atau di kawasan Beringin Kecamatan Jambi Selatan.
Kebakaran pada Senin (30/3/2026) pagi itu menghanguskan lima unit bedeng warga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Afandi mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, tetapi diduga akibat adanya kebocoran tabung gas LPG.
"Dugaan sementara ada kebocoran regulator tabung gas. Namun tidak ada saksi mata yang melihat ada kompor yang tertinggal atau dari alat listrik," jelasnya.
Mustari mengatakan dalam proses pemadaman, pihaknya menurunkan delapan unit mobil untuk memadamkan api.
Dia juga menyebutkan pihaknya mengalami kesulitan lantaran lokasi tersebut merupakan wilayah padat penduduk.
Sementara itu, untuk penyebab pasti kebakaran pihaknya menyerahkan kepada polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami serahkan ke kepolisian untuk penyelidikan dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Baca juga: Sosok Guru MTs Viral Usai Tulis Tarif Jasa Seksual di Kertas, Ngaku HIV Bikin Warga Cemas
Baca juga: Daftar Tarif Listrik per 1 April 2026 untuk Semua Golongan Pelanggan
Sebelumnya, saat kejadian kebakaran di RT 13 Kelurahan The Hok, warga sempat mendengar ledakan dari salah satu bedeng.
Ketua RT 13 The Hok, Junaidi Handry mengatakan bahwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 09.10 WIB.
Saat itu, terlihat api besar dari salah satu bedeng yang berada di tengah.
"Saya lihat asap tinggi, saya ke sini lihat dapur bagian tengah (sudah terbakar) terus langsung lapor kelurahan," kata dia Senin (30/3/2026).
Dia mengatakan ada lima bedeng yang terbakar dalam kejadian ini.
"Pertama saya kira bedeng semua kosong, ternyata rumah paling ujung ada ibu sedang memandikan anaknya," kata Junaidi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/30032026-kebakaran.jpg)