Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kebakaran di Kota Jambi

Angin dan Material Cepat Terbakar Menghambat Pemadaman Kebakaran di Kota Jambi

Angin dan banyaknya material mudah terbakar, menyulitkan pemadam kabaran memadamkan kebaran di Kota Jambi.

Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
KEBAKARAN - Terjadi kebakaran di RT 13 Kelurahan The Hok, atau kawasan Beringin Kota Jambi pada Senin (30/3/2026) pagi. Dikabarkan 4 bedneg ludes terbakar 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Angin dan banyaknya material mudah terbakar, menyulitkan pemadam kabaran memadamkan kebaran di Kota Jambi.

Kebakaran ini terjadi tepatnya di RT 13 Kelurahan The Hok atau di kawasan Beringin Kecamatan Jambi Selatan.

Kebakaran pada Senin (30/3/2026) pagi itu menghanguskan lima unit bedeng warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Afandi  mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, tetapi diduga akibat adanya kebocoran tabung gas LPG.

"Dugaan sementara ada kebocoran regulator tabung gas. Namun tidak ada saksi mata yang melihat ada kompor yang tertinggal atau dari alat listrik," jelasnya.

Mustari mengatakan dalam proses pemadaman, pihaknya menurunkan delapan unit mobil untuk memadamkan api.

Dia juga menyebutkan pihaknya mengalami kesulitan lantaran lokasi tersebut merupakan wilayah padat penduduk.

Sementara itu, untuk penyebab pasti kebakaran pihaknya menyerahkan kepada polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami serahkan ke kepolisian untuk penyelidikan dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Baca juga: Sosok Guru MTs Viral Usai Tulis Tarif Jasa Seksual di Kertas, Ngaku HIV Bikin Warga Cemas

Baca juga: Daftar Tarif Listrik per 1 April 2026 untuk Semua Golongan Pelanggan

Sebelumnya, saat kejadian kebakaran di RT 13 Kelurahan The Hok, warga sempat mendengar ledakan dari salah satu bedeng.

Ketua RT 13 The Hok, Junaidi Handry mengatakan bahwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 09.10 WIB.

Saat itu, terlihat api besar dari salah satu bedeng yang berada di tengah.

"Saya lihat asap tinggi, saya ke sini lihat dapur bagian tengah (sudah terbakar) terus langsung lapor kelurahan," kata dia Senin (30/3/2026).

Dia mengatakan ada lima bedeng yang terbakar dalam kejadian ini.

"Pertama saya kira bedeng semua kosong, ternyata rumah paling ujung ada ibu sedang memandikan anaknya," kata Junaidi. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved