Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Jalan Lintas Sumatera Macet

Macet di Lintas Timur Sumatera Meluas hingga Desa Telang

Arus mudik diwarnai kemacetan di Jalan Lintas Timur Sumatera pada arus mudik Lebaran 2026, Senin (16/3/2026).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Rifani Halim
MACET-Arus mudik diwarnai kemacetan di Jalan Lintas Timur Sumatera pada arus mudik Lebaran 2026, Senin (16/3/2026). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kemacetan panjang masih terjadi di Jalan Lintas Timur Sumatera pada arus mudik Lebaran 2026, Senin (16/3/2026).

Berdasarkan pantauan Tribunjambi.com, kemacetan kini mulai meluas hingga ke wilayah Desa Telang, Kecamatan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Antrean kendaraan terlihat mengular dari arah Jambi menuju Palembang maupun sebaliknya.

Namun kondisi paling parah terjadi dari arah Jambi menuju Palembang.

Kendaraan dari arah tersebut nyaris tidak bisa bergerak sama sekali karena padatnya arus lalu lintas.

Sementara dari arah Palembang menuju Jambi, kendaraan masih dapat bergerak meskipun dalam kondisi padat merayap.

Bahkan pada waktu tertentu, arus dari arah Palembang terlihat sedikit lebih lengang dibandingkan jalur sebaliknya.

Satu di antara warga setempat, Muhammad Andi mengatakan kemacetan di Desa Telang baru mulai terasa dalam dua jam terakhir.

Menurutnya, antrean kendaraan mulai masuk ke wilayah desa tersebut sekitar pukul 08.00 WIB.

“Sebelumnya macet hanya sampai di Desa Pauh,” kata Andi kepada Tribunjambi.com.

Ia menjelaskan, sejak pagi tadi antrean kendaraan terus bertambah hingga akhirnya mencapai wilayah tempat tinggalnya.

“Kemacetan terus meluas pagi tadi sampai ke desa kami,” ujarnya.

Andi menambahkan, kendaraan dari arah Jambi menuju Palembang bahkan tidak bergerak sama sekali dalam waktu yang cukup lama.

“Yang dari Jambi ini tidak bergerak sama sekali,” pungkasnya.

Kemacetan yang terjadi juga dikeluhkan para sopir angkutan barang yang melintas di jalur tersebut.

Seorang sopir truk yang ditemui di lokasi mengaku sudah terjebak kemacetan selama beberapa jam.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat perjalanan menjadi sangat lambat dan melelahkan.

“Sudah lama terjebak di sini. Jalan hampir tidak bergerak,” ujarnya.

Menurutnya, kemacetan di jalur lintas timur Sumatera sering terjadi saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Ia berharap pihak terkait dapat segera mencari solusi agar kemacetan tidak berlangsung terlalu lama.

Di sisi lain, seorang warga yang memiliki toko di Desa Telang mengatakan kemacetan sudah terjadi sejak sekitar tiga hari terakhir.

Namun menurutnya, antrean kendaraan baru masuk ke wilayah desanya pada hari ini.

“Macet sebenarnya sudah tiga hari ini, tapi baru hari ini sampai ke desa kami,” katanya.

Pemilik toko yang enggan disebutkan namanya tersebut mengaku kemacetan tidak terlalu berdampak pada usahanya.

Sebab tidak banyak pengendara yang berhenti untuk berbelanja di tokonya.

“Tidak terlalu pengaruh ke toko saya, karena jarang juga yang berhenti untuk belanja,” ujarnya.

Meski begitu, ia berharap kemacetan yang terjadi di jalur tersebut dapat segera diatasi.

Menurutnya, kemacetan panjang tentu merugikan banyak pihak, terutama para pengendara yang sedang melakukan perjalanan jauh.

Ia juga berharap arus lalu lintas di jalan lintas timur Sumatera dapat kembali normal dalam waktu dekat.

 

 

Baca juga: Anak Menangis Kelaparan, Pemudik Terjebak Macet 18 Jam di Jalur Palembang–Jambi

Baca juga: Terjebak Macet di Jalintim, Sopir Angkutan Tiga Hari Tanpa Penghasilan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved