Kamis, 30 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Jalan Lintas Sumatera Macet

Anak Menangis Kelaparan, Pemudik Terjebak Macet 18 Jam di Jalur Palembang–Jambi

Seorang pemudik asal Bandung menceritakan rombongannya terjebak macet hingga 18 jam di Jalur Lintas Timur Palembang–Jambi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rifani Halim | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Rifani Halim
TERJEBAK MACET-Seorang pemudik asal Bandung menceritakan rombongannya terjebak macet hingga 18 jam di Jalur Lintas Timur Palembang–Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pemudik asal Bandung, Jawa Barat, yang melintas di Jalan Lintas Timur Palembang–Jambi tepatnya di kawasan Tungkal Jaya, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, mengalami kemacetan parah hingga 18 jam sejak Minggu (15/3/2026) sore.

Kemacetan tersebut menjebak ribuan kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga truk, hingga Senin (16/3/2026) siang.

Siti, salah satu pemudik yang ditemui Tribun Jambi di sebuah masjid, menceritakan rombongan mereka yang terdiri dari 10 mobil dari Bandung tidak bisa bergerak selama berjam-jam.

Menurutnya, hanya dua mobil yang berhasil lolos dari kemacetan karena nekat melawan arus.

“Kami ada 10 mobil dari kemarin tidak bisa bergerak. Hanya dua yang lolos karena nekat melawan arus. Sudah parah, padahal mobil yang kecelakaan sudah dievakuasi, tapi masih macet,” ujarnya.

Ia mengatakan anak-anak di dalam mobil sempat menangis karena lapar. Persediaan makanan yang dibawa rombongan juga habis sehingga mereka hanya berbuka puasa dengan air putih.

“Kami cuma minum air, tidak ada yang jualan di hutan-hutan itu. Anak-anak menangis, kami stres. Kami tidak berbuka puasa dengan nasi, baru sekitar jam 2 malam dapat nasi sisa sahur kemarin. Puasa dari sahur hampir sampai sahur lagi, terpaksa tidak puasa,” ungkapnya.

Saat ini rombongan tersebut sudah kembali melanjutkan perjalanan menuju Pasaman, Sumatera Barat, dengan jarak tempuh yang masih cukup jauh.

Ia mengaku perjalanan mudik tahun ini terasa sangat melelahkan karena kemacetan panjang di jalur Palembang–Jambi.

Menurutnya, pada musim mudik tahun sebelumnya kondisi jalan memang ramai, namun tidak mengalami kemacetan separah kali ini.

“Tahun lalu hanya arus balik yang macet di Tungkal Jaya karena banjir,” katanya.

Ia berharap pembangunan jalan tol di Sumatera dapat terus dilanjutkan hingga ke Sumatera Barat agar perjalanan mudik masyarakat menjadi lebih lancar.

“Kami harap tol ini sampai ke Sumatera Barat agar tidak terjadi hal seperti ini lagi. Kasihan anak-anak,” ujarnya. (*)

Baca juga: 2 Jalur Alternatif Jambi-Palembang untuk Hindari Jalintim yang Macet Total

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved