Berita Muaro Jambi
Realisasi Pajak 14 Persen, BPPRD Muaro Jambi Kejar PAD Rp178 Miliar
BPPRD Muaro Jambi mencatat realisasi penerimaan pajak telah mencapai 14 persen dan terus mengoptimalkan berbagai sektor.
Penulis: Muzakkir | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Muaro Jambi terus memacu capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada awal tahun 2026.
Hingga saat ini, realisasi penerimaan pajak dilaporkan telah mencapai 14 persen, hanya selisih tipis dari target yang ditetapkan pada Triwulan I sebesar 15 persen.
Pada tahun ini, pemerintah menargetkan PAD sebesar Rp178 miliar yang bersumber dari berbagai sektor pendapatan daerah. Dari jumlah tersebut, sektor pajak menjadi penyumbang terbesar dengan target mencapai Rp128 miliar, disusul sektor retribusi daerah dan sumber pendapatan sah lainnya.
Kepala BPPRD Kabupaten Muaro Jambi, Arian Safutra, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk mencapai target tersebut pihaknya mulai mengoptimalkan berbagai potensi pajak yang selama ini belum tergarap maksimal.
Beberapa sektor yang menjadi fokus antara lain pajak hiburan, objek wisata, restoran, kafe, dan sejumlah usaha lainnya yang berkembang di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Pada tahun ini, target penerimaan pajak dibagi ke dalam empat tahap. Pada Triwulan I ditargetkan sebesar 15 persen, Triwulan II sebesar 40 persen, Triwulan III sebesar 75 persen, dan Triwulan IV sebesar 100 persen dari total target tahunan.
“Insya Allah semua target yang telah direncanakan dapat tercapai,” kata Arian.
Selain sektor yang sudah berjalan, pihaknya juga terus menggali potensi objek pajak lainnya yang mengalami pertumbuhan di lapangan, salah satunya sektor pajak mineral bukan logam dan batuan atau yang dikenal dengan galian C.
“Kami akan melakukan pendataan ulang terhadap objek pajak yang mengalami pertumbuhan di lapangan. Selain itu, kami juga memastikan tetap mengejar piutang pajak dan potensi pendapatan di sektor ini,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pihaknya optimistis target PAD hingga akhir tahun dapat tercapai.
Menurutnya, sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi juga terus diperkuat, khususnya dalam pengawasan sektor galian C agar tidak terjadi kebocoran potensi pendapatan daerah.
“Kami optimistis target akhir tahun dapat tercapai. Sinergi dengan provinsi untuk sektor galian C terus diperkuat agar tidak ada kebocoran potensi pendapatan,” jelasnya. (Tribunjambi/Muzakkir)
Baca juga: Warga Desa Parit Datangi DPRD Muaro Jambi, Minta Audit Dana Desa 10 Tahun
| Bupati Anwar Sadat Serahkan 71 Sertifikat Tanah Konsolidasi untuk Warga Teluk Nilau |
|
|---|
| Bupati Muaro Jambi Audiensi dengan Badan Bank Tanah, Optimalkan Pemanfaatan Lahan |
|
|---|
| Konflik Timur Tengah, Wabup Muaro Jambi Minta Masyarakat Tak Panik |
|
|---|
| Bau Menyengat, Tumpukan Sampah di Jaluko Muaro Jambi sampai ke Badan Jalan |
|
|---|
| Kabar Baik, Pemerintah Muaro Jambi Bebaskan BPHTB bagi MBR |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/BPPRD-Muaro-Jambi.jpg)