Layanan Bank Jambi Lumpuh
6.000 Rekening Dibobol, Al Haris Tegaskan Pengembalian Dana Jadi Prioritas
Gubernur Al Haris memastikan dana nasabah Bank Jambi yang hilang akan dikembalikan, termasuk memakai laba perusahaan tahun 2025 bila diperlukan.
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polda Jambi menyebut terdapat 6000 rekening nasabah Bank Jambi yang dibobol, sehingga kerugian capai Rp143 miliar.
Terkait hal tersebut, Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan hal tersebut menjadi alasan Bank Indonesia belum mengizinkan fitur ATM dan mobile banking bank tersebut beroperasi.
Pihak perbankan masih melakukan penggantian perangkat sertamenunggu proses verifikasi dari Bank Indonesia.
Hal itu dilakukan sebelum layanan bank tersebut kembali dioperasikan secara normal.
“Karena dikhawatirkan virusnya masih ada nempel di semua ATM. Nanti begitu dibuka nanti ATM itu nanti akan banyak lagi yang disedot uang kita,” katanya.
“Kalau dibuka saat itu juga, dikhawatirkan uang nasabah akan kembali tersedot,” lanjutnya.
Al Haris menuturkan, dari total kerugian tersebut, sebagian dana sudah mulai terlacak oleh pihak terkait.
Bahkan, sekira Rp9 miliar ditemukan berada dalam aset kripto.
Secara keseluruhan, sekitar Rp16 miliar telah berhasil dilacak oleh tim yang menangani kasus tersebut.
“Sekarang sedang diproses supaya bisa dikembalikan. Kalau dana itu berhasil kembali, maka sisanya akan menjadi kewajiban kami untuk membayar kepada nasabah,” jelasnya.
Terkait pengembalian dana nasabah, dia menerangkan pihaknya bersama para pemegang saham telah menggelar rapat untuk mencari solusinya.
Satu diantara langkah yang disiapkan ialah menggunakan laba perusahaan tahun 2025.
Sebab laba pada tahun tersebut mencapai sekitar Rp330 miliar, dana tersebut diganti secara bertahap.
“Kami sudah rapat dengan para pemegang saham. Intinya mereka setuju, sambil berjalan kita gunakan dana laba 2025 untuk membantu mengembalikan dana nasabah,” terangnya.
Dia juga memastikan, seluruh dana nasabah akan tetap dikembalikan serta meminta pihak bank bertanggung jawab penuh atas kejadian itu.
“Saya minta tidak boleh satu rupiah pun uang nasabah yang tidak dibayar. Semua harus dikembalikan,” pungkasnya (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: Siapa Vendor Bank Jambi? 6.000 Rekening Nasabah Dibobol dan Kerugian Rp143M
Baca juga: ATM dan M-banking Bank Jambi Gangguan, ASN Batang Hari Diimbau Tenang, Gaji Tetap Masuk
| Lebih Sebulan setelah Gangguan, Layanan Bank Jambi Masih Terbatas |
|
|---|
| Sebulan M-Banking Bank Jambi Error Usai Diretas, Nasabah Keluhkan Harus Antre di Teller dan ATM |
|
|---|
| Besok Bank Jambi Buka, Layani Penggantian Kartu ATM dan Pin |
|
|---|
| Ganti Uang Nasabah Rp143 M, Bank Jambi Bantah Isu Bangkrut |
|
|---|
| Layanan Mulai Pulih, Bank Jambi Pastikan Stok Kartu ATM Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Bank-Jambi-cabang-Bangko-33.jpg)