Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Layanan Bank Jambi Lumpuh

6.000 Rekening Dibobol, Al Haris Tegaskan Pengembalian Dana Jadi Prioritas

Gubernur Al Haris memastikan dana nasabah Bank Jambi yang hilang akan dikembalikan, termasuk memakai laba perusahaan tahun 2025 bila diperlukan.

Tribunjambi.com/FRENGKY WIDARTA
ANTRE-Gangguan sistem e-banking dan ATM membuat ratusan nasabah mengantre di Bangko. Gubernur Al Haris memastikan dana nasabah Bank Jambi yang hilang akan dikembalikan, termasuk memakai laba perusahaan tahun 2025 bila diperlukan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polda Jambi menyebut terdapat 6000 rekening nasabah Bank Jambi yang dibobol, sehingga kerugian capai Rp143 miliar.

Terkait hal tersebut, Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan hal tersebut menjadi alasan  Bank Indonesia belum mengizinkan fitur ATM dan mobile banking bank tersebut beroperasi.

Pihak perbankan masih melakukan penggantian perangkat sertamenunggu proses verifikasi dari Bank Indonesia.

Hal itu dilakukan sebelum layanan bank tersebut kembali dioperasikan secara normal.

“Karena dikhawatirkan virusnya masih ada nempel di semua ATM. Nanti begitu dibuka nanti ATM itu nanti akan banyak lagi yang disedot uang kita,” katanya.

“Kalau dibuka saat itu juga, dikhawatirkan uang nasabah akan kembali tersedot,” lanjutnya.

Al Haris menuturkan, dari total kerugian tersebut, sebagian dana sudah mulai terlacak oleh pihak terkait. 

Bahkan, sekira Rp9 miliar ditemukan berada dalam aset kripto.

Secara keseluruhan, sekitar Rp16 miliar telah berhasil dilacak oleh tim yang menangani kasus tersebut.

“Sekarang sedang diproses supaya bisa dikembalikan. Kalau dana itu berhasil kembali, maka sisanya akan menjadi kewajiban kami untuk membayar kepada nasabah,” jelasnya.

Terkait pengembalian dana nasabah, dia menerangkan pihaknya bersama para pemegang saham telah menggelar rapat untuk mencari solusinya. 

Satu diantara langkah yang disiapkan ialah menggunakan laba perusahaan tahun 2025.

Sebab laba pada tahun tersebut mencapai sekitar Rp330 miliar, dana tersebut diganti secara bertahap.

“Kami sudah rapat dengan para pemegang saham. Intinya mereka setuju, sambil berjalan kita gunakan dana laba 2025 untuk membantu mengembalikan dana nasabah,” terangnya.

Dia juga memastikan, seluruh dana nasabah akan tetap dikembalikan serta meminta pihak bank bertanggung jawab penuh atas kejadian itu.

“Saya minta tidak boleh satu rupiah pun uang nasabah yang tidak dibayar. Semua harus dikembalikan,” pungkasnya (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)

Baca juga: Siapa Vendor Bank Jambi? 6.000 Rekening Nasabah Dibobol dan Kerugian Rp143M

Baca juga: ATM dan M-banking Bank Jambi Gangguan, ASN Batang Hari Diimbau Tenang, Gaji Tetap Masuk

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved