Mojok Tribun Jambi
Dari Batanghari ke Cartenz Pyramid, Kisah Pendaki Jambi Khoirul Ihsan
Khoirul Ihsan, pendaki asal Jambi, tengah mempersiapkan diri menaklukkan Puncak Cartenz Pyramid, gunung tertinggi di Indonesia yang dikenal berbahaya
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nama Jambi kembali bergema dari jalur-jalur sunyi pegunungan Indonesia. Di balik kabut tebal dan medan ekstrem, seorang putra daerah bersiap menorehkan sejarah melalui ekspedisi Seven Summit Indonesia, dengan satu puncak terakhir yang menanti di timur Nusantara.
Khoirul Ihsan, pendaki asal Jambi, tengah mempersiapkan diri menaklukkan Puncak Cartenz Pyramid, gunung tertinggi di Indonesia yang dikenal berbahaya, penuh tantangan alam, serta membutuhkan ketahanan fisik dan mental tingkat tinggi.
Perjalanan panjang Ihsan menuju puncak tertinggi Indonesia bukan kisah instan.
Ketertarikannya pada dunia pendakian bermula sejak masa SMA pada 1996, ketika cerita tentang keindahan gunung dan damainya alam perlahan menumbuhkan mimpi yang terus ia rawat hingga kini.
Dari gunung ke gunung, dari Sumatra hingga Kalimantan, Ihsan menapaki jalur terjal dengan satu prinsip: keselamatan, persahabatan, dan penghormatan terhadap alam.
Gunung bukan sekadar puncak yang harus ditaklukkan, melainkan ruang belajar tentang kesabaran, kebersamaan, dan makna pulang dengan selamat.
Kini, menjelang ekspedisi terakhirnya, Ihsan membawa harapan besar.
Tak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk Jambi, bahwa anak daerah dari tepian Batanghari mampu berdiri sejajar di puncak tertinggi negeri, membawa nama daerah ke panggung nasional melalui jalur sunyi para pendaki.
Berikut wawancara Khoirul Ihsan bersama Host Tribun Jambi, M Ferry Fadly.
Tribun Jambi: Bang Ihsan, terima kasih sudah hadir di Tribun Jambi. Bisa diceritakan sejak kapan Abang mulai mengenal dunia pendakian?
Khoirul Ihsan: Saya mulai mengenal dunia pendakian sejak tahun 1996, saat masih SMA kelas 2.
Waktu itu saya diperkenalkan oleh senior saya, Bang Yangci, yang banyak bercerita tentang indahnya gunung dan ketenangan alam.
Tribun Jambi: Gunung pertama yang Abang daki apa dan di usia berapa?
Khoirul Ihsan: Gunung pertama saya adalah Gunung Dimpu di Pagar Alam.
Saat itu usia saya sekitar 16 tahun.
Pendakiannya sekitar tiga hari dan pengalaman itu sangat berkesan karena semua rasa lelah terbayar ketika sampai di puncak.
Tribun Jambi: Apa yang membuat Abang akhirnya jatuh cinta dengan pendakian gunung?
| Analisis Dosen Universitas Jambi Dr Candra Mustika, Mengapa Harga Emas Naik |
|
|---|
| Cerita Yayasan Merangkul Jiwa Bantu ODGJ dan Orang Terlantar di Sudut Jambi |
|
|---|
| Gramedia Jambi Bertabur Diskon selama Ramadan dan Event hingga Akhir Maret |
|
|---|
| Mimpi Masa Kecil ke Panggung Nasional, Dhiya Salsabila Wakili Jambi di Putri Indonesia 2026 |
|
|---|
| Kisah Lutfhi Anak Muda Jambi Berjuang Lawan Kanker hingga Jadi Kasubag Termuda di Indonesia |
|
|---|