Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Layanan Bank Jambi Lumpuh

Isi 5 Pernyataan Dirut Bank Jambi, ATM CRM Mobile Banking Lumpuh Total

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, memberikan keterangan resmi terkait gangguan layanan perbankan yang terjadi di beberapa daerah.

Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: asto s
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
LAYANAN BANK - Nasabah Bank Jambi cabang Muara Bulian yang mendatangi kantor cabang di Kabupaten Batang Hari, Minggu (22/2/2026). Lumpuhnya layanan ATM, CRM dan mobile banking mengakibatkan nasabah panik. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Layanan ATM, CRM, dan mobile banking Bank Jambi lumpuh total pada Minggu (22/2/2026), hingga memicu kepanikan nasabah yang tidak dapat mengakses rekening mereka.

Beberapa di antara nasabah dikabarkan saldonya berkurang tanpa sebab.

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, memberikan keterangan resmi terkait gangguan layanan perbankan yang terjadi di beberapa daerah.

Khairul menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan layanan yang terjadi. 

Dia mengatakan pihak bank tidak akan lepas tangan dan siap bertanggung jawab secara finansial apabila hasil audit membuktikan adanya saldo yang berkurang akibat sistem.

"Mengenai kabar adanya uang nasabah yang hilang, Bank Jambi tengah menelusuri. Saya menjamin, jika memang ada dana nasabah yang hilang, maka Bank Jambi akan mengganti penuh semua kerugian nasabah," ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Terkait keluhan aplikasi mobile banking tidak bisa diakses nasabah, Khairul menjelaskan itu merupakan langkah mitigasi dan pengamanan data, bukan indikasi sistem jebol.

Manajemen sengaja membekukan sementara akses digital untuk mempermudah proses investigasi menyeluruh.

"Sistem perbankan sementara di-off-kan untuk melakukan investigasi, sehingga nasabah saat ini tidak bisa mengakses aplikasi mobile dari Bank Jambi," jelas Khairul.

Saat ini, tim teknologi Informasi (IT) Bank Jambi tengah melakukan pemulihan sistem agar kanal ATM dan mobile banking segera operasi normal.

Manajemen Bank Jambi telah melapor dan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). 

"Untuk  memastikan prosedur penanganan berjalan sesuai regulasi," ujarnya.

Bank Jambi mengimbau nasabah tetap tenang, tidak mudah terpancing hoaks, selalu waspada menjaga kerahasiaan data pribadi. Nasabah diimbau tidak memberikan PIN dan kode OTP ke pihak lain, termasyuk yang mengatasnamakan bank.

Khairul Suhairi mengatakan bagi nasabah yang saldonya berkurang atau mendapati kejanggalan transaksi, bisa mengajukan pengaduan. 

"Bisa datang langsung membawa bukti ke layanan customer service di kantor Bank Jambi terdekat mulai Senin, 23 Februari 2026. Nasabah juga bisa melakukan pengaduan dengan menghubungi Call Center resmi Bank Jambi di nomor 1500-665," ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved