Sabtu, 25 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Warga Jambi Disiksa di Kamboja

Andri Budi Sanjaya: 2 Orang Ditembak Mati Depan Aku

"Di sini banyak orang Indonesia dilempar dari atas gedung (lantai) 18. Yang ditembak pun banyak, di situ sudah, hilang saja jasadnya"

Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: asto s

*) Artikel ini memuat informasi sensitif terkait kekerasan dan tidak bertujuan menganjuran untuk melakukan kekerasan. Jika Anda atau seseorang di sekitar Anda membutuhkan dukungan terkait kekerasan, jangan ragu untuk menghubungi pihak berwenang atau lembaga bantuan psikologis terpercaya.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Keterangan warga Jambi yang berada di Kamboja menyebutkan ada warga negara Indonesia (WNI) yang dibunuh di Kamboja.

Selain itu, ada warga asal Palembang yang mengakhiri hidup karena tekanan kerja dan tidak bisa melarikan diri. 

Warga Jambi yang juga korban penipuan lowongan kerja di Kamboja, Andri Budi Sanjaya, menggambarkan kondisi dan situasai perusahaan scam love tempatnya dipekerjakan di Kamboja.

Perusahaan tersebut memiliki 20 gedung. Luas area perusahaan sekira 1,2 hektare.

Kompleks perusahaan berpagar setinggi 5 meter.

Perusahaan itu ada penjagaan ketat sekitar 70-100 penjaga. Para penjaga membawa alat setrum.

"Ya, kalau di Indonesia, di Jambi, mungkin sekitar ruko-rukonya, ruko-ruko 4 tingkatlah gitu,” katanya, saat dihubungi Tribunjambi.com via telepon dan pesan aplikasi WhatsApp, Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, kecil kemungkinan untuk bisa kabur dari gedung itu. 

"Di sini dijaga. Bayanginlah, di gedung itu 20 gedung, temboknya pagarnya itu 5 meter, yang jaga sampai 100 orang. Pakai setrum semua. Mau lari ke mana coba? Mau mati yang ada,” tuturnya.

"Enggak ada pekerja perusahaan scam itu yang bisa keluar gedung, enggak ada. Paling (aktivitas) seputaran gedung itulah," lanjutnya.

Para WNI di perusahaan Kamboja itu, menurut Andri, mengetahui ada KBRI sebagai sarana untuk melarikan diri. Tapi, mereka kesulitan dan itu ada alasannya.

"KBRI memang sarana tepat untuk pelarian, tapi bukan untuk melaporkan. Mati juga kalau ketahuan (melapor dan melarikan diri), dua orang ditembak mati depan aku," jelasnya.

"Kalau selamat syukur, kalau gak selamat gimana? Tinggal nama, mayat dibuang selesailah," sambungnya.

WNI Palembang Jatuh dari Lantai 18

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved