Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kebakaran di Jambi

Anak Bangunkan Ayah karena Bangsal Kayu Terbakar setelah Main Kembang Api

Berdasarkan keterangan awal, api diduga dipicu oleh percikan kembang api yang dimainkan seorang anak berinisial S (15) bersama rekannya

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi
KEBAKARAN - Kebakaran di bangsal kayu Binsanip Panen Rejeki di Jalan Sunan Kali Jaga RT 02, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jumat (20/2/2026) malam. Diduga kebakaran disebabkan percikan kembang api 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kebakaran besar menghanguskan bangsal kayu Binsanip Panen Rejeki yang berada di Jalan Sunan Kalijaga RT 02, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, pada Jumat (20/2/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.50 WIB dan segera mendapat penanganan cepat dari jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi.

Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa laporan diterima melalui layanan WhatsApp Damkar, sambungan telepon, serta Call Center 112.

“Informasi kami terima pukul 21.50 WIB. Lima menit kemudian, tim langsung berangkat dari Mako dan tiba di lokasi pukul 22.00 WIB. Total waktu respons sekitar 10 menit,” ujar Mustari, Sabtu dini hari (21/2/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan awal, api diduga dipicu oleh percikan kembang api yang dimainkan seorang anak berinisial S (15) bersama rekannya di lantai dua bangunan.

Percikan tersebut diperkirakan jatuh ke lantai bawah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan kayu, sehingga mengenai serbuk kayu dan bahan lain yang mudah terbakar.

“Diduga api berasal dari percikan kembang api yang menyambar serbuk kayu di dalam gudang. Api cepat membesar karena banyak material mudah terbakar di dalam bangunan,” jelasnya.

Usai bermain kembang api, anak tersebut turun ke lantai satu menuju ruang tempat tinggal.

Tidak lama berselang, ia melihat asap keluar dari arah gudang dan langsung membangunkan ayahnya.

Saat diperiksa, api sudah membesar di area bangsal kayu. Warga kemudian segera melaporkan kejadian itu ke Damkartan Kota Jambi.

Proses Pemadaman

Dalam operasi pemadaman, Damkartan mengerahkan 65 personel yang terdiri dari Pleton III Mako, Posyankar Kota Baru, serta Posyankar Alam Barajo.

Sebanyak 11 unit armada dikerahkan, meliputi satu unit komando, satu unit rescue, tujuh unit armada tempur, dan dua unit armada suplai air.

“Air yang digunakan sekitar 60.000 liter ditambah 30 liter cairan foam untuk membantu proses pemadaman,” ungkap Mustari.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved