Warga Jambi Disiksa di Kamboja
Begini Kondisi WNI yang Jadi Korban Scam di Kamboja saat Ramadan
Andri korban loker scam di Kamboja mengungkap suasana ibadah puasa di penampungan para WNI.
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Andri Budi Sanjaya, warga Jambi yang menjadi korban loker scam di Kamboja mengungkap suasana ibadah puasa di penampungan.
Andri membagikan suasana para WNI yang menjalankan salat tarawih pada Jumat (20/2/2026).
Dalam video itu, tampak beberapa pengungsi melaksanakan salat, sementara yang lain beristirahat. Koper-koper milik para pengungsi tampak berada di area penampungan.
Dia juga membagikan video sahur hari ini di tempat penampungan.
Dalam rekaman itu, para korban duduk mengelilingi makanan sahur yang disediakan.
Beberapa di antaranya menyiapkan makanan dan minuman, lalu membagikannya kepada korban lainnya. Suara azan terdengar dalam video tersebut.
“Kami sahur dengan uang sumbangan dan donasi yang dikumpulkan. Ada dari KBRI, ada dari pemerintah juga, ada dari teman-teman di sini,” pungkasnya.
Menurutnya, perusahaan itu memiliki 20 gedung dengan luas sekitar 1,2 hektare, dilengkapi pagar setinggi kurang lebih 5 meter dan dijaga sekitar 70 hingga 100 orang penjaga.
“Ya, kalau di Indonesia di Jambi mungkin sekitar ruko-ruko 4 tingkat lah gitu,” katanya saat dihubungi Tribunjambi.com melalui WhatsApp, Sabtu (21/2/2026).
Dia menuturkan, para penjaga dilengkapi alat setrum, sehingga menurutnya kecil kemungkinan pekerja bisa kabur dari gedung tersebut.
“Di sini dijaga, bayangin lah, di gedung itu 20 gedung, temboknya pagarnya itu 5 m, yang jaga sampai 100 orang. Pakai setrum semua. Mau lari ke mana coba? Mau mati yang ada,” tuturnya.
“Enggak ada perusahaan scam itu yang bisa keluar gedung itu, enggak ada. Paling seputaran gedung itulah,” lanjutnya.
Andri menjelaskan, KBRI merupakan sarana untuk melarikan diri, namun bukan untuk melaporkan.
“KBRI memang sarana tepat untuk pelarian, tapi bukan untuk melaporkan. Mati juga kalau ketahuan (melapor dan melarikan diri), dua orang ditembak mati depan aku,” jelasnya.
“Kalau selamat syukur, kalau gak selamat gimana? Tinggal nama, mayat dibuang selesai lah,” sambungnya.
Dia juga menerima kabar seorang WNI terjatuh dari lantai 18 Gedung Judol Royal Fortune, Kamboja, pada Selasa (17/2/2026). Dia membenarkan informasi tersebut. Korban itu diketahui bernama Muhammad Erlangga, asal Palembang, yang direkrut agen Medan.
Informasi itu dia peroleh dari rekan-rekannya yang turut menjadi korban loker scam di Kamboja.
Menurutnya, pekerja yang terjatuh ada yang disebabkan bunuh diri akibat tekanan pekerjaan, dan ada pula yang dibunuh pihak perusahaan. Bahkan, pekerja perempuan yang tidak mampu memenuhi target bisa mengalami kekerasan seksual.
“Banyak juga dari rekan-rekan di sini yang menceritakan seperti itu, orang Indonesia yang bunuh diri, terjun dari lantai atas banyak, ada juga yang sebagian memang dibunuh oleh pihak perusahaan,” ungkapnya.
“Di sini banyak orang Indonesia dilempar dari atas gedung (lantai) 18. Yang ditembak pun banyak. Di situ sudah, hilang saja jasadnya, dibuang ke Sungai Mekong,” ujarnya.
Sebagai informasi, Sungai Mekong melintasi enam negara, yaitu Tiongkok, Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan Vietnam.
Andri menambahkan, hingga kini dirinya belum mendapatkan informasi kabar seorang korban asal Jambi lainnya, Audy Lyliana Putri. Ia juga belum memperoleh kabar soal keberangkatan WNI di pengungsian menuju Indonesia.
Baca juga: Hendri Ungkap Kisah TPPO oleh Keluarga, Korban Terjebak di Kamboja
Baca juga: Warga Jambi Korban Loker Scam Ungkap Ketatnya Penjagaan di Kamboja
| Chilva Tiba di Jambi setelah Menanti Dua Bulan sejak Video di Kamboja Viral |
|
|---|
| Chilva Tiba di Jambi, Korban Penipuan Loker di Kamboja Terima Kasih ke Gubernur Al Haris |
|
|---|
| Isi Pertemuan Korban Job Scam Kamboja dengan Disnakertrans Jambi Hari Ini |
|
|---|
| Kadisnakertrans Sebut Tidak Semua Korban Scam Kamboja Ingin Pulang ke Jambi |
|
|---|
| Korban Loker Scam Kamboja Asal Jambi Tiba, Langsung Temui Disnakertrans |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/menu-berbuka-puasa-penampungan-indonesia-tiongkok-kamboja-19022026.jpg)