Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kebakaran di Kota Jambi

Gara-gara Kembang Api, Bangsal Kayu di Arizona Jambi Ludes Terbakar

Kebakaran di bangsal kayu Binsanip Panen Rejeki di Jalan Sunan Kali Jaga RT 02, Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jumat (20/2/2026)

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi
KEBAKARAN - Kebakaran di bangsal kayu Binsanip Panen Rejeki di Jalan Sunan Kali Jaga RT 02, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jumat (20/2/2026) malam. Diduga kebakaran disebabkan percikan kembang api 

TRIBUNJAMBI.JAMBI – Kebakaran hebat melanda bangsal kayu Binsanip Panen Rejeki di Jalan Sunan Kali Jaga RT 02, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jumat (20/2/2026) malam.

Peristiwa kebakaran di kawasan Arizona ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.50 WIB dan langsung direspons cepat oleh jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi.

Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan laporan diterima melalui layanan WhatsApp Damkar, telepon, dan Call Center 112.

“Laporan masuk pukul 21.50 WIB. Lima menit kemudian, pukul 21.55 WIB, tim bergerak dari Mako. Kami tiba di lokasi pukul 22.00 WIB dengan respon time 10 menit dari Mako Damkartan,” jelas Mustari, Sabtu dini hari (21/2/2026).

Kronologi Kejadian

Mustari menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara, api diduga berasal dari percikan kembang api yang dimainkan seorang anak bernama Sekar (15) bersama temannya di lantai dua bangunan.

Percikan tersebut diduga jatuh dan mengenai material mudah terbakar di lantai bawah yang digunakan sebagai gudang penyimpanan kayu olahan.

“Diduga percikan kembang api menyambar serbuk kayu dan material mudah terbakar lainnya di dalam gudang. Api cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat banyak serbuk kayu yang sangat mudah terbakar,” ungkapnya.

Baca juga: Kronologi dan Penyebab Kebakaran di Arizona Kota Jambi Tadi Malam

Baca juga: Toko Kelontong di Tanjabtim Terbakar, Diduga Korsleting Listrik Jadi Pemicu

Setelah bermain kembang api, anak tersebut turun ke lantai satu menuju ruang tempat tinggal. Tidak lama kemudian ia melihat kepulan asap dari arah gudang dan segera membangunkan ayahnya.

Saat dicek, api sudah membesar di dalam bangsal kayu.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Damkartan Kota Jambi.

Operasi Pemadaman

Dalam operasi tersebut, Damkartan mengerahkan 65 personel yang terdiri dari Pleton III Mako, Posyankar Kota Baru dan Posyankar Alam Barajo.

Sebanyak 11 armada diturunkan ke lokasi, meliputi 1 unit armada komando, 1 unit rescue, 7 unit armada tempur, serta 2 unit armada suplai.

“Total air yang digunakan sekitar 60.000 liter dan 30 liter liquid foam untuk membantu proses pemadaman,” ujar Mustari.

Proses pemadaman berlangsung selama 1 jam 30 menit. Tantangan utama di lapangan adalah banyaknya serbuk kayu yang tergolong media kebakaran kelas A dan sulit dipadamkan karena bara mudah muncul kembali.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved