Jumat, 8 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Warga Jambi Disiksa di Kamboja

Kami Sahur Pakai Nasi Sisa Tadi Malam, Kisah Warga Jambi Korban Scam di Kamboja 

Menurut Andri, selama berada di penampungan imigrasi Indonesia-Tiongkok di Kamboja, ia belum sekalipun mendengar lantunan azan.

Tayang:
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: asto s
Tribunjambi.com/Dokumentasi Andri Budi Sanjaya
BUKA PUASA - WNI korban penipuan scam kerja di Kamboja akan berbuka puasa di ke penampungan, Kamis (19/2) malam. Mereka makan menu buka puasa seadanya. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Di tengah suasana Ramadan, Andri Budi Sanjaya dan Syehdi, warga Jambi korban penipuan kerja (scam) yang berada di penampungan Kamboja, hanya bisa sahur dengan sisa makanan yang mereka simpan malam sebelumnya.

Lebih dari itu, ada kerinduan yang tak terucap, dua bulan tanpa mendengar suara azan di masjid.

"Kami sahur dengan sisa makanan yang kami simpan malam tadi. Kami semua rindu Tanah Air," ujar Andri saat dihubungi Tribunjambi.com melalui pesan singkat, Kamis (19/2/2026).

Menurut Andri, selama berada di penampungan imigrasi Indonesia-Tiongkok di Kamboja, ia belum sekalipun mendengar lantunan azan.

"Selama dua bulan tidak ada dengar suara azan. Teman-teman lain ada yang dengar di KBRI, tapi kalau saya belum,” katanya.

Ketiadaan suara azan di negeri orang menjadi pukulan batin tersendiri bagi para korban, yang mayoritas muslim. 

Ramadan terasa sunyi, jauh dari suasana kampung halaman yang biasanya dipenuhi panggilan salat dan kebersamaan keluarga.

Korban dugaan loker scam di Kamboja, Andri Budi Sanjaya, membagikan momen berbuka puasa di Penampungan Indonesia–Tiongkok.

Sejumlah foto dan video suasana berbuka ia kirimkan kepada Tribunjambi.com, Kamis (19/2/2026).

PENAMPUNGAN - Tercatat hingga saat ini terdapat 4.254 WNI di penampungan KBRI Pnom Penh. Mereka tertipu lowongan kerja yang berujung pada pekerjaan scam di berbagai provinsi di Kamboja
PENAMPUNGAN - Tercatat hingga saat ini terdapat 4.254 WNI di penampungan KBRI Pnom Penh. Mereka tertipu lowongan kerja yang berujung pada pekerjaan scam di berbagai provinsi di Kamboja (Tribunjambi.com/Dok Tribunjambi.com)

Dalam dokumentasi tersebut, tampak puluhan paket makanan dibungkus plastik dan disusun rapi di satu area. Para penghuni penampungan terlihat mengantre dengan tertib untuk mengambil jatah berbuka.

Andri juga mengirimkan video suasana setelah berbuka puasa. Terlihat para penghuni penampungan duduk berkelompok sambil berbincang di area yang telah disediakan.

Ia mengatakan, menu berbuka yang disediakan sederhana.

“Kami berbuka puasa dengan menu seadanya, tanpa buah-buahan, hanya nasi dan lauk sederhana,” ujarnya.

Meski bersyukur masih bisa menjalankan ibadah puasa, Andri mengaku mulai merasa lelah berada di penampungan tersebut. Ia menyebut sudah hampir satu bulan menunggu kepulangan.

“Di penampungan ini hampir sebulan, sudah lama sekali. Sudah bosan dan lelah,” katanya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved