Berita Jambi
Road Show Buka Puasa, Warga Tolak Stokfile Batu Bara PT SAS di Permukiman
Warga yang tergabung dalam BPR menggelar road show buka puasa untuk menyuarakan penolakan stokfile batu bara PT SAS di kawasan permukiman.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Penolakan terhadap lokasi stokfile batu bara PT SAS terus disuarakan warga yang tergabung dalam Barisan Perjuangan Rakyat (BPR).
Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, BPR menggelar road show buka puasa bersama di sejumlah titik wilayah terdampak.
Kegiatan ini menyasar warga Aurkenali, Penyengat Rendah, Mendalo Darat, dan Mendalo Laut.
Road show tersebut dikemas dalam bentuk silaturahmi, doa bersama, hingga dialog singkat dengan masyarakat.
“Iya, momentum puasa ini kita memperkuat silaturahmi dengan menggelar buka puasa bersama pengurus BPR dengan warga masyarakat dan jamaah masjid,” ujar Dlomiri, Tim Komite BPR, Kamis (19/2/2026).
Menurut Dlomiri, kegiatan buka puasa bersama akan dilaksanakan di lima titik masjid, yakni Masjid RT 20 Mendalo, Masjid Perumahan Bahari Makmur, Masjid Banyumas, Masjid Penyengat Rendah, dan Masjid Blok F Perumahan Aurduri.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan diawali dengan pembacaan Yasin, zikir, serta ceramah agama bertema lingkungan sehat dengan menjaga hablum minal ‘alam. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan buka puasa bersama dan penayangan film dokumenter mengenai dampak dan bahaya stokfile batu bara, serta dialog bersama warga.
“Setelah pembacaan Yasin dan zikir, ada ceramah agama tentang bagaimana menjaga hubungan dengan alam. Baru kemudian buka bersama warga dan dialog singkat,” jelasnya.
Sementara itu, Erpen selaku Komite Bidang Eksternal BPR mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar spiritual masyarakat dalam memperjuangkan aspirasi mereka.
“Ini sebagai bentuk memperkuat upaya masyarakat melalui jalur langit. Sesuai kultur masyarakat yang religius dan bertepatan dengan suasana puasa yang penuh hikmah,” ujarnya.
Erpen menyebut, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan istighotsah sebelumnya di Masjid Aurduri. Menurutnya, warga meminta agar kegiatan serupa terus dilanjutkan selama Ramadan.
“Warga meminta kegiatan dilanjutkan di bulan puasa sebagai bentuk kepasrahan kepada Sang Khalik agar keinginan masyarakat memindahkan lokasi stokfile bisa terwujud,” katanya.
Alumni UIN STS Jambi ini menambahkan, dalam setiap kegiatan, pihaknya juga mendoakan para pemimpin daerah agar diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah.
“Kita mendoakan semoga Pak Gubernur, Pak Wali Kota dan Pak Bupati selalu sehat dan berpihak kepada masyarakat. Kami yakin jika pemimpin dan masyarakat bersatu maka pembangunan akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, penceramah yang dihadirkan dalam road show tersebut merupakan ustaz yang berkompeten di bidang fikih, khususnya terkait hubungan manusia dengan lingkungan.
“Harapannya masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari ajaran agama,” tutupnya.
Baca juga: Ditanya DPD RI Soal Dampak Lingkungan dan Izin PT SAS, Ini Jawaban DLH dan PTSP
Baca juga: Sum Indra Tolak Usulan Jalan Khusus Batubara PT SAS Dialihkan ke Sumsel
| Oknum SAD Bawa Kecepek di Muka Umum, Kapolda Jambi: Tidak Boleh |
|
|---|
| Kekerasan terhadap Masyarakat Rimba Berulang, KemenHAM Dorong Payung Hukum |
|
|---|
| Kepala SMK di Tanjabtim Jambi Jalani Sidang Dakwaan, Kerugian Negara Rp318 Juta |
|
|---|
| Puluhan Konflik SAD Terjadi di Jambi, Kapolda : Semua Sama di Mata Hukum |
|
|---|
| Workshop Hukum dan Pemberdayaan SAD Jambi, Wagub Sani Soroti Warisan Budaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Penolakan-Batu-Bara-di-Pemukiman.jpg)