Selasa, 9 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Warga Jambi Disiksa di Kamboja

13 WNI Korban Scam di Kamboja Pulang Hari Ini, Warga Jambi Tak Masuk Daftar

13 orang WNI dari Kamboja dikabarkan akan pulang ke Indonesia pada Rabu (18/2/2026). Mereka berasal dari Jakarta, Medan, dan Batam.

Tayang:
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: asto s
Tribunjambi.com
PENAMPUNGAN DI KAMBOJA - Suasana penampungan tempat warga Jambi yang jadi korban penipuan scam kerja di Kamboja, Selasa (17/2/2026). Saat ini mereka masih di penampungan dan terkendala untuk pulang ke Indonesia. (Dokumentasi Andri Budi Sanjaya) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 13 orang WNI dari Kamboja dikabarkan akan pulang ke Indonesia pada Rabu (18/2/2026). Mereka berasal dari Jakarta, Medan, dan Batam.

"Ada 13 orang yang berangkat hari ini, dari Jakarta, Medan, dan Batam,” kata Andri Budi Sanjaya, warga Jambi korban scam di Kamboja, saat dihubungi Tribunjambi.com via pesan WhatsApp, siang ini.

Andri juga mengaku telah bertemu WNI asal Jambi yang turut menjadi korban insiden tersebut.

Namun, tiga warga Jambi itu tidak ada didalam daftar nama yang dipulangkan ke Indonesia.

Mereka juga enggan untuk menyebutkan namanya, sebab tidak ingin terekspose.

“Saya ketemu orang jambi, ada 3 orang, tapi tidak mau diekspose. Belum muncul di list keberangkatan juga,” ucapnya.

Sebelumnya, dia mengatakan para korban pekerja scam di Kamboja tidak bisa pulang dengan gratis.

Andri mengaku mendapatkan kabar tersebut dari Koordinator KBRI Kamboja, Rofi. Informasi itu dia dapatkan saat pembagian makan malam.

“Tadi ada pengumuman, dari Pak Rofi waktu pembagian makan, dia ngomong sama kami semua di sini tidak ada pembagian tiket gratis, tidak ada yang gratis, untuk masalah kepulangan,” katanya, saat dihubungi Tribunjambi.com via pesan WhatsApp, Selasa (17/2/2026) kemarin.

Andri menjelaskan, dirinya saat ini baru bertemu dengan korban scam pekerjaan asal jambi lainnya, Syehdi, asal Kabupaten Sarolangun.

Hal itu disebabkan para korban ditempatkan di penampungan yang berbeda.

Penampungan itu terbagi atas tiga lokasi, yaitu di Hotel, penampungan senso dan penampungan imigrasi Indonesia dan Cina (Tiongkok).

Sehingga, Andri tidak mengetahui kabar kepulangan atau kondisi kesehatan korban scam pekerjaan asal Jambi lainnya.

Saat ini, Andri berada di Penampungan Imigrasi Indonesia dan Tiongkok. Dia mengaku ketiga lokasi penampungan itu diketahui oleh pihak KBRI Kamboja dan dijaga pihak kepolisian setempat.

“Kalau di penampungan saya, saya pastikan tidak ada orang Jambi selain kami berdua. Andri Budi dan Syehdi. Enggak tahu kalau di luar di tempat kami,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved