Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Rustam Sempat Berhenti Jualan Es Sebelum Terperosok ke Sumur

Rustam (48) yang tinggal di Lorong Asean, RT 17, Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi terperosok ke dalam sumur. 

Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto
TERPEROSOK-Rustam (48) yang tinggal di Lorong Asean, RT 17, Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi terperosok ke dalam sumur, Senin (2/2/2026) kemarin. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang warga bernama Rustam (48) yang tinggal di Lorong Asean, RT 17, Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi terperosok ke dalam sumur, Senin (2/2/2026) kemarin.

Kepala Desa Kasang Kumpeh, Anna Widiya Putri menyebut Rustam, semasa hidup tinggal sendiri dan mengontrak di rumah itu.

Rustam dikenal aktif di sosmed, live tiktok dan humoris.

Namun, dia memiliki riwayat penyakit dan pernah dioperasi.

“Ada benjolan di bagian lehernya, kami pihak pemerintah desa sudah berupaya untuk membawanya, sudah operasi, sehat, sudah bisa beraktivitas,” katanya, Selasa (3/2/2026).

Anna menjelaskan, korban merupakan pedagang es cendol di kawasan Jalan Baru, Payo Selincah, Kota Jambi.

“Dia (korban) rutin untuk berjualan, setelah sakit dia untuk menghentikan aktivitasnya sampai dia pulih, dari operasi sampai dia meninggal belum ada pulih untuk berjualan kembali,” jelasnya. 

Dia menuturkan, korban merupakan sosok yang dikenal baik dan suka berbaur dengan oleh warga sekitar.

“Alhamdulillah, komunikasinya, silaturahminya baik juga tidak ada masalah di wilayah sekitar,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang warga sekaligus tetangga korban.

Korban dikenal sebagai penjual es cendol yang berjualan di kawasan jalan baru, tepatnya di kawasan kelenteng dan gereja Katolik.

Ketika berjualan, korban suka berjoget saat mendengar musik DJ dan bertemu anak-anak. Sehingga, korban akrab disapa ‘Mamang DJ’

“Kalau ada anak kecil joget-joget. kalau jual es tidak mahal, Rp5 ribu sudah dapat es gelas besar,” ucapnya.

Menurutnya, korban dikenal sebagai sosok yang dermawan, sebab sering bersedekah saat ada kegiatan keagamaan di lingkungan sekitar.

“Dengan tetangga baik, ada hajatan membantu dan menggali kuburan duluan saat ada tetangga yang meninggal,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved