Kamis, 14 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Pemkot Jambi Bayar Rp15 Miliar ke Suparman agar Banjir Bisa Diatasi

Warga Jambi bernama Suparman dan istri mendapatkan Rp15 miliar dari Pemerintah Kota Jambi.

Tayang:
Editor: asto s
Istimewa
ILUSTRASI KOLAM RETENSI - Pemerintah Kota Jambi sedang membangun kolam retensi untuk mengatasi banjir. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Kota Jambi mulai mengeksekusi langkah konkret penanggulangan banjir dengan mempercepat pengadaan lahan proyek strategis pengendalian banjir Sungai Asam. 

Tahap krusial ini ditandai dimulainya pembayaran ganti kerugian kepada warga terdampak pembangunan dan revitalisasi drainase utama Sungai Asam.

Bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI dan ATR/BPN Kota Jambi, Pemkot Jambi resmi memulai proses pembayaran dan pelepasan hak atas tanah pada Selasa (30/12/2025). 

Pembayaran dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Kepala BWS Sumatera VI Joni Rahalsyah Putra, serta Kepala BPN Kota Jambi Rido Gunarsa.

Pada tahap awal, ganti kerugian disalurkan kepada 13 pemilik lahan dari total 17 sertifikat bidang tanah. 

Total 51 Sertifikat

Secara keseluruhan, proyek pengendalian banjir Sungai Asam mencakup 51 sertifikat dengan luas total sekitar 9 hektare yang tersebar di sepanjang aliran sungai tersebut.

Wali Kota Jambi Maulana menjelaskan, hingga kini pembayaran ganti rugi telah diselesaikan untuk lahan seluas 3,1 hektare. 

Pendanaan tahap awal bersumber dari APBD Kota Jambi dan APBD Provinsi Jambi.

"Alhamdulillah, hari ini 3,1 hektare sudah dibayarkan. Insya Allah sisanya akan dituntaskan pada Januari melalui APBN, sehingga pekerjaan fisik dapat segera dipercepat dan ditargetkan rampung pada September tahun depan," kata Maulana.

DIa mengapresiasi sinergi lintas instansi yang mampu mempercepat proses pengadaan lahan. 

Proses yang semula diproyeksikan memakan waktu enam bulan, bisa dipangkas menjadi tiga bulan hingga tahap pembayaran ganti rugi.

"Ini kerja bersama yang patut diapresiasi. Pemkot Jambi berkomitmen penuh menjalankan program penanggulangan banjir demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat," tegasnya.

Idealnya Empat Kolam Retensi

Dalam upaya membangun sistem pengendalian banjir yang berkelanjutan, Maulana juga menyebut kebutuhan pembangunan idealnya empat kolam atau danau retensi untuk menjaga keseimbangan hidrologi kota. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved