Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kerusakan Hutan Jambi

9 Daerah Jambi Potensi Banjir, Ini Daftar Kecamatan Rawan yang Sebaiknya Waspada

Ada sembilan daerah di Provinsi Jambi berpotensi banjir level menengah dan lima daerah berpotensi longsor level menengah-tinggi.

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: asto s
Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi
BANJIR - Penampakan banjir melanda Kota Jambi pada Jumat (12/12). Seorang ibu lanjut usia harus dievakuasi oleh BPBD dari rumahnya yang terendam air. (Tribun Jambi/Walhi/M Yon Rinaldi) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hampir seluruh kabupaten-kota di Provinsi Jambi berpotensi mengalami banjir dan longsor. Hal itu terungkap dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi.

Ada sembilan daerah di Provinsi Jambi berpotensi banjir level menengah dan lima daerah berpotensi longsor level menengah-tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Data yang kami terima menunjukkan hampir seluruh daerah di Jambi berada pada potensi banjir kategori menengah, kecuali Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh," ujar Bachyuni pekan lalu.

Potensi Banjir dan Longsor:Potensi Banjir
Level Menengah: Batanghari, Bungo, Kota Jambi, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo. - Nihil: Kerinci, Sungai Penuh
 
Potensi Longsor:
Level menengah-tinggi, Merangin, Sarolangun, Kota Sungai Penuh, Batanghari, Bungo,
Level Menengah: Muaro Jambi, Tebo, Kerinci
Level Berpotensi: Tanjung Jabung Barat
Nihil: Kota Jambi, Tanjung Jabung Timur
 
Sumber Data: BPBD Provinsi Jambi, November 2025

 

Sembilan daerah dengan potensi banjir level menengah, yaitu Kabupaten Batanghari, Kabupaten Bungo, Kota Jambi, Kabupaten Merangin, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tanjung Jabung Barat,Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Tebo. 

Daerah yang nihil potensi banjir, yaitu Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh

Kemudian untuk daerah potensi longsor, untuk level menengah-tinggi, yaitu Kabupaten Batanghari, Kabupaten Bungo, Kabupaten Merangin, Kabupaten Sarolangun, Kota Sungai Penuh. Potensi longsor level menengah, yaitu Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Tebo, Kabupaten Kerinci. 

Daerah berpotensi: Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Daerah nihil potensi longsor, yaitu Kota Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Bachyuni mengatakan peta rawan banjir dan longsor telah dimiliki masing-masing BPBD kabupaten dan kota, yang nantinya sebagai dasar antisipasi dini.

"Peta rawan bencana sudah ada di masing-masing daerah, sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan lebih awal," tegasnya.

Antisipasi di Tiap Daerah

Berdasarkan analisis data BPBD, kata Bachyuni, curah hujan menjadi faktor utama meningkatnya potensi banjir dan longsor di Provinsi Jambi.

"Berdasarkan data, hampir setiap tahun saat terjadi hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi, bencana banjir dan longsor cenderung terjadi," ujarnya.

Status kesiapsiagaan masih diberlakukan dan penanganan teknis berada di masing-masing BPBD kabupaten dan kota.

"Antisipasi dilakukan oleh BPBD daerah, termasuk melalui sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada," jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved