Kerusakan Hutan Jambi
9 Daerah Jambi Potensi Banjir, Ini Daftar Kecamatan Rawan yang Sebaiknya Waspada
Ada sembilan daerah di Provinsi Jambi berpotensi banjir level menengah dan lima daerah berpotensi longsor level menengah-tinggi.
Penulis: tribunjambi | Editor: asto s
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hampir seluruh kabupaten-kota di Provinsi Jambi berpotensi mengalami banjir dan longsor. Hal itu terungkap dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi.
Ada sembilan daerah di Provinsi Jambi berpotensi banjir level menengah dan lima daerah berpotensi longsor level menengah-tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Data yang kami terima menunjukkan hampir seluruh daerah di Jambi berada pada potensi banjir kategori menengah, kecuali Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh," ujar Bachyuni pekan lalu.
Potensi Banjir dan Longsor:Potensi BanjirLevel Menengah: Batanghari, Bungo, Kota Jambi, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo. - Nihil: Kerinci, Sungai PenuhPotensi Longsor:Level menengah-tinggi, Merangin, Sarolangun, Kota Sungai Penuh, Batanghari, Bungo,Level Menengah: Muaro Jambi, Tebo, KerinciLevel Berpotensi: Tanjung Jabung BaratNihil: Kota Jambi, Tanjung Jabung Timur
Sembilan daerah dengan potensi banjir level menengah, yaitu Kabupaten Batanghari, Kabupaten Bungo, Kota Jambi, Kabupaten Merangin, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tanjung Jabung Barat,Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Tebo.
Daerah yang nihil potensi banjir, yaitu Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh
Kemudian untuk daerah potensi longsor, untuk level menengah-tinggi, yaitu Kabupaten Batanghari, Kabupaten Bungo, Kabupaten Merangin, Kabupaten Sarolangun, Kota Sungai Penuh. Potensi longsor level menengah, yaitu Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Tebo, Kabupaten Kerinci.
Daerah berpotensi: Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Daerah nihil potensi longsor, yaitu Kota Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Bachyuni mengatakan peta rawan banjir dan longsor telah dimiliki masing-masing BPBD kabupaten dan kota, yang nantinya sebagai dasar antisipasi dini.
"Peta rawan bencana sudah ada di masing-masing daerah, sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan lebih awal," tegasnya.
Antisipasi di Tiap Daerah
Berdasarkan analisis data BPBD, kata Bachyuni, curah hujan menjadi faktor utama meningkatnya potensi banjir dan longsor di Provinsi Jambi.
"Berdasarkan data, hampir setiap tahun saat terjadi hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi, bencana banjir dan longsor cenderung terjadi," ujarnya.
Status kesiapsiagaan masih diberlakukan dan penanganan teknis berada di masing-masing BPBD kabupaten dan kota.
"Antisipasi dilakukan oleh BPBD daerah, termasuk melalui sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada," jelasnya.
| Aktivis Walhi Jambi: Saya Lihat Langsung, Sedih Lihatnya, Bencana Ekologis Intai Jambi |
|
|---|
| Ada Kelompok Ilegal Kuasai Hutan Taman Nasional Berbak Sembilang 600 Hektare |
|
|---|
| Dugaan Penjualan Lahan Taman Nasional Kerinci Seblat Jambi, Siapa Bos Besarnya |
|
|---|
| Setengah Hutan Jambi Lenyap, Terungkap 933 Ribu Ha Tutupan Hilang dalam 25 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/BANJIR-Penampakan-banjir-melanda-Kota-Jambi-pada-Jumat-1212.jpg)