Senin, 8 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Geng Motor Melintas di Perbatasan Kota Jambi-Muaro Jambi, Warga Tutup Toko Lebih Awal

Warga di perbatasan Kota Jambi–Muaro Jambi dibuat resah setelah kabar viral dugaan geng motor melintas di Jalan Kapitan Pattimura, Simpang Rimbo.

Tayang:
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/Muzakkir
GENG MOTOR - Polsek Jaluko bergerak cepat setelah menerima laporan adanya konvoi geng motor bersenjata tajam di Desa Senaung Muaro Jambi dan sekitarnya. 

Ringkasan Berita:Geng Motor Melintas di Perbatasan Kota Jambi-Muaro Jambi
 
  1. Warga di perbatasan Kota Jambi–Muaro Jambi dibuat resah setelah kabar viral dugaan geng motor melintas di Jalan Kapitan Pattimura, Simpang Rimbo.
  2. Banyak pedagang memilih menutup toko lebih awal karena takut, meskipun sebagian warga mengaku hanya mendengar kabar tanpa melihat langsung.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Diduga geng motor kembali melintas di Jalan Kapitan Pattimura, Simpang Rimbo, Kota Jambi, tepatnya di kawasan perbatasan Kota Jambi-Kabupaten Muaro Jambi.

Sebagai informasi, kabar tersebut viral di akun Instagram @kabarkampungkito_djb. 

Pantauan Tribunjambi.com saat di lokasi, sekira 150 motor, 10 truk dan 30 mobil melintas dikawasan tersebut per lima Menit, Minggu (7/12/2025).

Baca juga: Gerak Cepat Polsek Jaluko, 8 Anggota Geng Motor Diciduk di Muaro Jambi

Sementara beberapa warga tetap berjualan dan berbelanja di warung kawasan itu.

Seorang warga setempat, Ken mengatakan tidak mengetahui kabar tersebut.

Hal itu disebabkan dirinya telah menutup tokonya sekira pukul 20.00 WIB.

Namun, dia mengaku sekira 2 minggu yang lalu diduga geng motor melintas di kawasan itu.

“Ada geng motor melintas 2 minggu yang lalu, sekira 30 orang,” katanya.

Baca juga:  8 Remaja Jambi Diamankan Polisi di Jaluko saat Patroli Tengah Malam, Diduga Geng Motor

Sebab itu, Ken berharap agar geng motor dibasmi.

“Harapannya dibasmi, supaya aman masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, seorang pemilik warung, Eka menuturkan hanya pernah mendengar kabar geng motor.

“Pernah dengar, tapi tidak pernah melihat secara langsung,” tuturnya.

Hal itu disebabkan pada pukul sekira 21.00 WIB hingga 22.00 WIB dirinya telah menutup warungnya.

“Tidak tahu kalau ada geng motor melintas dikawasan ini, sebab sekira pukul 21.00 WIB  hingga 22.00’WIB warung sudah tutup. Aku wanita sendirian, takut juga, makanya tutup,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan pemilik toko jahit, Dedi.

Dia menutup tokonya sekira pukul 21.00 WIB dan merasa takut dengan kehadiran geng motor.

Sebab itu, Eka dan Dedi berharap agar keamanan dikawasan itu ditingkatkan. 

“Harapannya ada peningkatan keamanan, kalau seperti ini was was, tidak berani buka toko sampai malam,” harap Eka dan Dedi.

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved