Berita Jambi
Geng Motor Melintas di Perbatasan Kota Jambi-Muaro Jambi, Warga Tutup Toko Lebih Awal
Warga di perbatasan Kota Jambi–Muaro Jambi dibuat resah setelah kabar viral dugaan geng motor melintas di Jalan Kapitan Pattimura, Simpang Rimbo.
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Nurlailis
Ringkasan Berita:Geng Motor Melintas di Perbatasan Kota Jambi-Muaro Jambi
- Warga di perbatasan Kota Jambi–Muaro Jambi dibuat resah setelah kabar viral dugaan geng motor melintas di Jalan Kapitan Pattimura, Simpang Rimbo.
- Banyak pedagang memilih menutup toko lebih awal karena takut, meskipun sebagian warga mengaku hanya mendengar kabar tanpa melihat langsung.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Diduga geng motor kembali melintas di Jalan Kapitan Pattimura, Simpang Rimbo, Kota Jambi, tepatnya di kawasan perbatasan Kota Jambi-Kabupaten Muaro Jambi.
Sebagai informasi, kabar tersebut viral di akun Instagram @kabarkampungkito_djb.
Pantauan Tribunjambi.com saat di lokasi, sekira 150 motor, 10 truk dan 30 mobil melintas dikawasan tersebut per lima Menit, Minggu (7/12/2025).
Baca juga: Gerak Cepat Polsek Jaluko, 8 Anggota Geng Motor Diciduk di Muaro Jambi
Sementara beberapa warga tetap berjualan dan berbelanja di warung kawasan itu.
Seorang warga setempat, Ken mengatakan tidak mengetahui kabar tersebut.
Hal itu disebabkan dirinya telah menutup tokonya sekira pukul 20.00 WIB.
Namun, dia mengaku sekira 2 minggu yang lalu diduga geng motor melintas di kawasan itu.
“Ada geng motor melintas 2 minggu yang lalu, sekira 30 orang,” katanya.
Baca juga: 8 Remaja Jambi Diamankan Polisi di Jaluko saat Patroli Tengah Malam, Diduga Geng Motor
Sebab itu, Ken berharap agar geng motor dibasmi.
“Harapannya dibasmi, supaya aman masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, seorang pemilik warung, Eka menuturkan hanya pernah mendengar kabar geng motor.
“Pernah dengar, tapi tidak pernah melihat secara langsung,” tuturnya.
Hal itu disebabkan pada pukul sekira 21.00 WIB hingga 22.00 WIB dirinya telah menutup warungnya.
“Tidak tahu kalau ada geng motor melintas dikawasan ini, sebab sekira pukul 21.00 WIB hingga 22.00’WIB warung sudah tutup. Aku wanita sendirian, takut juga, makanya tutup,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan pemilik toko jahit, Dedi.
Dia menutup tokonya sekira pukul 21.00 WIB dan merasa takut dengan kehadiran geng motor.
Sebab itu, Eka dan Dedi berharap agar keamanan dikawasan itu ditingkatkan.
“Harapannya ada peningkatan keamanan, kalau seperti ini was was, tidak berani buka toko sampai malam,” harap Eka dan Dedi.
Update berita Tribun Jambi di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/8-Anggota-Geng-Motor-Diciduk-di-Muaro-Jambi.jpg)