Jumat, 29 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Deretan Dampak Bencana Sumatera ke Jambi yang Terasa Setelah Beberapa Hari

Beberapa hari pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut), pasokan dan harga beberapa komoditas di Provinsi Jambi

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: asto s
TribunPadang.com
PUTUS TOTAL- Jalan Padang-Bukittinggi putus total setelah jalan dekat Mega Mendung, Lembah Anai, Tanah Datar, Sumbar tergerus air sungai, Jumat (28/11/2025). Tidak ada satu pun kendaraan yang bisa melewati jalan ini. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beberapa hari pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut), pasokan dan harga beberapa komoditas di Provinsi Jambi terkena dampak. 

Persediaan pasar-pasar beberapa kabupaten kota di Jambi terganggu karena mengalami kelangkaan.

Di Kabupaten Tebo, pasokan cabai merah dari Sumatera Barat putus. 
Dampaknya, harga cabai merah di sana naik mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Kenaikan itu cukup mengejutkan masyarakat, terutama ibu rumah tangga dan pelaku usaha yang sangat bergantung pada cabai untuk kebutuhan sehari-hari.

Makmur, pedagang di Pasar Tanjung Bungur, menuturkan kenaikan harga terjadi karena terhambatnya distribusi cabai dari daerah penghasil di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. 

"Kemungkinan kenaikan disebabkan jalur transportasi yang rusak akibat banjir bandang, membuat pasokan berkurang drastis," ujarnya Selasa (2/12).

Dia memperkirakan harga cabai masih berpotensi naik dalam beberapa hari ke depan jika kondisi pasokan belum membaik.

Menurut Makmur, stok cabai saat ini semakin menipis sehingga pedagang kesulitan memenuhi permintaan pasar. 

Dia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memperlancar distribusi barang, agar harga komoditas kembali stabil dan masyarakat tidak semakin terbebani.

Cabai yang dijual di Pasar Tanjung Bungur, kata Makmur,  merupakan cabai lokal dan cabai dari Sumbar. 

"Ya, ada juga cabai lokal ada juga cabai dari Sumbar," imbuhnya. 

Pasokan Sayur Mayur ke Kota Jambi Terganggu

Di Kota Jambi, pasokan sayur mayur pun ikut terganggu akibat bencana yang sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Anton, pedagang di Pasar Handil Jambi, mengatakan sebagian besar sayur yang dijualnya berasal dari luar Jambi, di antaranya Sumatera Barat.

Setelah bencana yang terjadi, pengiriman sayur dari luar daerah tergganggu. Dampaknya,harga sayur mengalami kenaikan.

"Karena cuaca dan bencana sekarang, terus barang barang yang dari barang lokal sini juga naik," ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved