Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Tingkat Risiko Banjir dan Longsor di Provinsi Jambi, BPBD: Masyarakat agar Waspada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi menyebut hampir seluruh kabupaten/kota memiliki potensi banjir dan longsor.

Tribunjambi.com/Mareza Sutan AJ
ILUSTRASI CUACA EKSTREM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi menyebut hampir seluruh kabupaten/kota memiliki potensi banjir dan longsor. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi menyebut hampir seluruh kabupaten/kota memiliki potensi banjir dan longsor.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah berdasarkan data BMKG dan BNPB.

Sejatinya, Provinsi Jambi memiliki risiko banjir dan longsor.

Namun, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, menurutnya, memiliki risiko banjir lebih rendah.

“Data yang kami terima dari BMKG dan BNPB, hampir seluruh daerah potensi banjir berada di kondisi menengah, kecuali Kerinci dan Sungai Penuh,” ujarnya, tempo hari.

Namun, mengingat wilayah itu merupakan dataran tinggi, BPBD tidak menampik wilayah tersebut rawan longsor.

BPBD Provinsi Jambi juga berkoordinasi dengan BPBD Kerinci dan Sungai Penuh karena dua wilayah itu baru-baru ini mengalami kejadian longsor—di Desa Ning, Sungai Bungkal, Sungai Penuh, serta di Desa Betang Dua, Kabupaten Kerinci.

“Khususnya di Sungai Penuh dan Kerinci, untuk mengambil langkah-langkah preventif terkait dengan terjadinya bencana alam itu,” kata Bachyuni.

Ia mengatakan bahwa masing-masing BPBD daerah telah mengantongi peta rawan longsor dan banjir.

“Peta longsor dan banjir sudah dipegang masing-masing kabupaten dan kota, sehingga bisa melakukan antisipasi lebih awal,” pungkasnya.

Tingginya Curah Hujan Tingkatkan Risiko

BPBD Provinsi Jambi menilai tingginya curah hujan turut menjadi faktor utama risiko banjir dan longsor di daerah tersebut.

“Berdasarkan data, hampir setiap tahun, apabila terjadi hujan menengah hingga tinggi, rata-rata terjadi banjir dan longsor,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan berada di tangan BPBD masing-masing kabupaten/kota.

“Statusnya saat ini masih kesiapsiagaan, antisipasinya ada masing-masing kabupaten/kota,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved