Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Viral Pengemis di Jambi Tendang Kendaraan, Diduga Tak Diberi Uang

Viral video pengemis di Jambi tendang kendaraan yang lewat. Diduga tak diberi uang saat mengemis.

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: Suci Rahayu PK
Istimewa
VIRAL - Viral video pengemis di Jambi tendang kendaraan yang lewat. Diduga tak diberi uang saat mengemis. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Viral video pengemis di Jambi tendang kendaraan yang lewat. Diduga tak diberi uang saat mengemis.

Insiden ini terekam kamera dan diunggah ke media sosial termasuk akun Instagram @kabarkampungkito.jbi.

Dalam video disebutkan lokasi kejadian di kawasan lampu merah Jalan Baru, tepatnya di Simpang 4 Sijenjang, Kota Jambi.

Video memperlihatkan aksi seorang berjaket dan penutup kepala menendang kendaraan yang melintas di kawasan lampu merah.

Pengemis itu tampak kesal dan menendang mobil yang melintas di lampu merah. 

Kejadian ini menuai perhatian warganet yang menyayangkan tindakan tersebut dan berharap ada penertiban terhadap pengemis di area lampu merah demi kenyamanan pengguna jalan.

Baca juga: 2 Karyawan di Jambi Gasak Motor Bos Lalu Kabur ke Bandung, Polisi Ciduk di Rumah Pacar

Baca juga: Viral Penyanyi Dangdut Ditampar di Panggung, Kabarnya Menolak Dipeluk Pelaku

Dinsos Kota Jambi Imbau Warga Beri Uang ke Anak Jalanan

Terkait maraknya anak jalanan, gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Kota Jambi, Dinas Sosial Kota Jambi meminta warga untuk turut serta menjadi agen perubahan untuk tidak memberikan uang pada anak jalanan dan gelandangan dan pengemis atau Gepeng.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati mengatakan bahwa pihaknya sudah berupaya melakukan penertiban kepada anak jalanan dan juga gepeng. 

"Anak jalanan anak punk itu kita sudah upayakan tapi kebanyakan memang ingin hidup bebas," ujarnya. 

Selain itu, pembinaan mulai dari menyalurkan ke sekolah hingga memberikan pelatihan keterampilan sesuai minat mereka juga sudah diupayakan. 

Namun, dikatakan Yunita sebagian besar dari mereka masih memilih hidup bebas di jalanan.

Ia juga mengatakan bahwa banyak dari anak jalanan tersebut merpati anak putus sekolah. 

"Kita sudah tawarkan untuk sekolah, tetapi memang mental dan karakternya yang harus diperbaiki," sebutnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi memberi uang kepada anak jalanan. Termasuk pada momen tertentu seperti program Jumat Berkah, di mana bantuan sebaiknya disalurkan melalui panti atau yayasan resmi

"Yang harus dilakukan stop memberikan.
Untuk pemakai jalan untuk stop memberi, termasuk juga mohon maaf jumat berkah ada panti dan yayasan kalau mau memberikan bantuan," jelasnya. 

Dinsos Kota Jambi berharap kerja sama masyarakat menjadi langkah penting untuk mengurangi jumlah anak jalanan dan mendorong mereka kembali ke jalur pendidikan maupun pembinaan yang lebih baik. (*)

 

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Anggota DPRD Sungai Penuh Jambi Minta Maaf atas Ucapan Tak Pantas Saat Sidak Pasar

Baca juga: Viral Penyanyi Dangdut Ditampar di Panggung, Kabarnya Menolak Dipeluk Pelaku

Baca juga: Hutan Nabire Dikepung, Pengejaran Intens KKB Papua Aibon Kogoya, Kapolres: Kami Tak Takut!

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved