Berita Kota Jambi
Antisipasi Risiko MBG, Wali Kota Jambi Pastikan Semua Terpantau
Pemerintah Kota Jambi memperketat pengawasan demi memastikan program ini berjalan aman dan sesuai standar. Bahkan di saat sebelum program diluncurkan.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menyusul munculnya kasus keracunan dan makanan tidak layak konsumsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa daerah, Pemerintah Kota Jambi memperketat pengawasan demi memastikan program ini berjalan aman dan sesuai standar.
Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan untuk di Kota Jambi khususnya sekolah yang di bawah naungan Pemkot Jambi tidak terjadi permasalahan.
Hal ini menurutnya, karena Pemkot Jambi melakukan pengawasan dan mentoring berkala, bahkan di saat sebelum program tersebut diluncurkan.
Baca juga: Menyesal! Setpres Ngaku Silap dan Minta Maaf Usai Cabut ID Card Wartawan Gegara Tanya MBG
"Kita sudah instruksikan seluruh pihak terkait khususnya Dinkes untuk melakukan pengawasan," ujarnya Senin (29/9/2025).
Lebih lanjut ia mengatakan sebelum program MBG diluncurkan ia telah memerintahkan Dinkes untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Mulai dari kesehatan petugas hingga kesiapan dan kelayakan perangkat yang digunakan.
"Kita mulai periksa mulai dari kesehatan petugasnya apakah ada Hepatitis atau penyakit lainnya hingga peralatan yang digunakan," ujarnya.
"Setelah uji klinis terpenuhi barulah kita luncurkan program tersebut," timpalnya.
Baca juga: Usai Temuan Ulat, Kepala SMKN 2 Kota Jambi Pastikan Tak Ada Siswa Sakit, MBG Tetap Lanjut
Pemkot Jambi juga melakukan koordinasi dan pengawasan secara berkala kepada setiap penyedia atau penyelenggara MBG bagi siswa yang ada di Jambi.
Menurut Maulana program MBG ini merupakan program yang baik untuk itu perlu didukung untuk prosesnya.
"Harus kita dukung ya, tentu dengan pengawasan dan monitoring yang baik," pungkasnya.
Update berita Tribun Jambi di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Wali-Kota-Jambi-Maulana-menyampaikan-bahwa-pembangunan-pedestrian-di-kawasan-Jalan-Orang-Kayo.jpg)