Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 12 Juni 2026 - Melampaui Akal Budi
Bacaan ayat: 1 Korintus 15:35 (TB) Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: "Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh
Renungan Harian Kristen 12 Juni 2026 - Melampaui Akal Budi
Bacaan ayat: 1 Korintus 15:35 (TB) Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: "Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?"
Oleh Pdt Feri Nugroho
Ciri dominan hidup modern ialah menempatkan akal budi sebagai sebagai standar kebenaran. Jika tidak masuk akal maka dinilai tidak benar dan hanya yang masuk akal yang akan diakui benar.
Cara paham ini dipengaruhi oleh semakin majunya teknologi yang diciptakan oleh manusia dengan akal budinya.
Segala sesuatu harus dibuktikan secara empiris, didukung dengan berbagai fakta yang saling terkait sampai akhirnya diputuskan benar.
Sayangnya ada dimensi metafisika yang sering terabaikan. Faktanya ada banyak hal yang tidak bisa dinilai dengan standar akal budi namun benar adanya.
Orang tidak bisa melihat angin, namun angin itu ada. Listrikpun tidak bisa dilihat namun terbukti ada.
Pengajaran tentang kebangkitan orang mati, bukanlah pengajaran yang menarik untuk dilirik.
Orang Saduki pada masa hidup Yesus di bumi, tidak percaya akan adanya kebangkitan. Bagi mereka, jika ada kebangkitan maka kehidupan akan semakin rumit.
Itu sebabnya mereka mengangkat kasus pernikahan dalam rangka ketidakpercayaan akan adanya kebangkitan. Orang-orang Yunani pun bersikap sama.
Ketika Paulus menyebut tentang kebangkitan orang mati, secara terang-terangan mereka menolak dan tidak mau mendengarkan penjelasan lebih lanjut. Bagi mereka kebangkitan itu tidak masuk akal.
Jemaat Korintus berdampingan dengan kelompok orang yang tidak percaya akan adanya kebangkitan.
Kebangkitan dianggap halusinasi dari orang-orang yang memiliki harapan kosong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/16113030-feri-nugroho.jpg)