Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Perang Rusia Ukraina

Semakin Sengit, Slovakia Kirim Rudal S-300 Bantu Ukraina

Perdana Menteri Eduard Heger mengatakan Slovakia mengirim bantuan berupa sistem pertahanan udara S-300 ke Ukraina.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: RIA Novosti
Peluru kendali pertahanan udara S-300 buatan Uni Soviet. 

TRIBUNJAMBI.COM - Perdana Menteri Eduard Heger mengatakan Slovakia telah mengirim sistem pertahanan udara S-300 untuk membantu Ukraina, seperti dilaporkan Al Jazeera.

Dalam sebuah unggahan Twitter pada Jumat (8/4/2022), Heger mengatakan sumbangan baterai anti-pesawat buatan Soviet bukan berarti Uni Eropa (UE) dan anggota NATO bergabung dalam konflik Rusia vs Ukraina.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Republik Slovakia telah menyumbangkan sistem pertahanan udara S-300 ke Ukraina, menyusul permintaan bantuan Ukraina," tulis Heger.

"Sumbangan sistem tidak berarti bahwa Republik Slovakia telah menjadi bagian dari konflik bersenjata di Ukraina," sambungnya.

Ukraina minta bantuan militer Barat

Seperti diberitakan sebelumnya, Ukraina meminta bantuan militer pada negara-negara Barat untuk melawan serangan Rusia.

Pada Jumat (8/4/2022) Amerika Serikat (AS) mengatakan akan mengirim sistem senjata baru ke Ukraina setelah pertemuan para menteri luar negeri NATO di Brussel setuju untuk mempercepat pengiriman senjata sebagai tanggapan atas invasi Rusia.

Baca juga: Pengakuan Ukraina Buat Dunia Tercengang, Rusia Disebut Paksa Warga Mariupol Ikut Berperang

Didesak oleh Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba untuk mengakhiri penundaan yang didorong oleh birokrasi, Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan AS dan 30 negara lainnya mengirim senjata ke Ukraina dan bahwa proses itu akan diintensifkan.

Blinken juga menambahkan AS telah setuju untuk mengirim sistem anti-pesawat Kyiv, senjata anti-tank serta kendaraan lapis baja.

Pekan lalu, pejabat Pentagon mengatakan tidak semua persenjataan yang dijanjikan Presiden Joe Biden ke Ukraina pada pertengahan Maret, termasuk S-300, telah dikirimkan.

Pada Jumat, Biden mengatakan pemerintahannya telah setuju untuk "memposisikan ulang sistem rudal Patriot AS ke Slovakia" untuk memungkinkan transfer S-300 pemerintah Slovakia ke Ukraina.

"Untuk memungkinkan transfer ini dan memastikan keamanan Slovakia yang berkelanjutan, Amerika Serikat akan memposisikan ulang sistem rudal Patriot AS ke Slovakia," ujar Biden dalam sebuah pernyataan .

"Ketika militer Rusia memposisikan ulang untuk fase berikutnya dari perang ini, saya telah mengarahkan pemerintahan saya untuk terus berupaya mengidentifikasi dan memberikan kepada militer Ukraina kemampuan senjata canggih yang dibutuhkan untuk mempertahankan negaranya."

Baca juga: Rusia Ganti Pimimpin Serangan ke Ukraina, Berpengalaman Perang di Suriah

Dikutip Reuters, pada Maret, Slovakia mengatakan akan memberikan sistem pertahanan ke Ukraina hanya dengan syarat menerima pengganti untuk menghindari celah keamanan NATO.

Heger mengatakan Slovakia memberikan S-300 "ke Ukraina dan warganya yang tidak bersalah, percaya bahwa sistem ini akan membantu menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin orang Ukraina yang tidak bersalah."

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Slovakia Kirim Bantuan Sistem Pertahanan Udara S-300 ke Ukraina

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved