Berita Jambi
3 Yayasan Pengelola MBG Milik Polisi di Jambi Dilaporkan ke Polda, Diduga Palsukan Dokumen
3 yayasan penyelenggara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi dilaporkan ke Polda Jambi. Diduga palsukan dokumen
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - 3 yayasan yang menjadi salah satu penyelenggara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi dilaporkan ke Polda Jambi.
Salah satunya adalah Yayasan Nuansa Mitra Sejati yang mengoperasikan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Telanaipura, Kota Jambi dan Jambi Luar Kota (Jaluko), Muaro Jambi dialporkan atas kasus dugaan pemalsuan dokumen ke Polda Jambi.
Kuasa hukum pelapor, Ramos Hutabarat mengungkapkan setidaknya ada 11 mitra yang mengaku jadi korban dari 3 yayasan yang dikelola Novi dan keluarga.
Ramos mengatakan laporan tersebut telah masuk ke Polda Jambi dan kini tengah diproses.
Di mana dalam laporan tersebut diduga pihak yayasan memalsukan surat dokumen..
"Jadi ada beberapa dokumen surat yang dipalsukan salah satu yayasan yang salah satu dokumen tersebut milik pemilik fasilitas dapur," kata Ramos.
Di mana dalam dokumen yang diunggah dan dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) pihak yayasan mengklaim menjadi pemilik sepenuhnya dapur SPPG, termasuk bangunan hingga seluruh fasilitas pendukung operasional dapur.
Baca juga: Dilaporkan ke Polda Jambi, Yayasan MBG Bantah Tuduhan Pemalsuan Dokumen
Baca juga: Perhiasan di Jambi Rp8,550 Juta per Mayam, 13/6/2026 Emas Antam Rp2.711.000
"Yayasan mengklaim bahwa fasilitas yang ada di dapur SPPG adalah milik yayasan, padahal faktanya, itu adalah milik dapur," jelasnya.
Lebih lanjut, diketahui 11 dapur SPPG yang saat ini dia dampingi berada di bawah tiga yayasan yang dikelola oleh satu kelurga, yakni P seorang perwira aktif polisi di Jambi, sebagai ketua dari tiga yayasan, kemudian Novi sebagai Kepala Yayasan Nuansa Mitra Sejati, serta satu keluarga.
"Benar mereka satu keluarga punya tiga yayasan, kita juga bingung, kok bisa anggota polisi aktif, dan PNS aktif bisa berbisnis dan jadi pemilik yayasan," ujarnya.
Ramos mengatakan akibat dari dugaan pemalsuan tersebut pihak daput atau SPPG ini tidak terdaftar sebagai mitra sehingga anggaran yang dikucurkan dari kementerian tidak dilakukan transparan kepada pihak mitra SPPG.
"Jadi ini MBG ini proyek prioritas pemerintah, kami sebagai pemilik dapur juga ingin melakukan pengawasan terhadap program pemerintah," ujarnya.
Pemilik ayasan bantah
Menanggapi hal tersebut Kepala Yayasan Nuansa Mitra Sejati, Novillya Dewi membantah semua tuduhan itu.
Novi menyebut dia tidak pernah melakukan penipuan dan manipulasi dokumen seperti yang dilaporkan.
MBG
Makan Bergizi Gratis
SPPG
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Jambi
pemalsuan dokumen
polisi
Tribunjambi.com
| Perhiasan di Jambi Rp8,550 Juta per Mayam, 13/6/2026 Emas Antam Rp2.711.000 |
|
|---|
| WNA Asal China di Tebo Akan Dideportasi, Diduga Terkait Love Scamming |
|
|---|
| Nobar Piala Dunia 2026, Swiss-Belhotel Jambi Siapkan Paket Kuliner dan Promo Menginap |
|
|---|
| Dilaporkan ke Polda Jambi, Yayasan MBG Bantah Tuduhan Pemalsuan Dokumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260420-500-MBG-Ditolak-Siswa-SMA-Kerinci-Jambi.jpg)