Haji 2026
Jemaah Haji Muaro Jambi dari Kloter BTH 20 Bersiap Menuju Armuzna
jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 20 asal Kota Jambi dan Muaro Jambi dipastikan telah menuntaskan
Penulis: Muzakkir | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM – 444 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 20 asal Kota Jambi dan Muaro Jambi dipastikan telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah umrah wajib mereka dengan aman dan tertib.
Jemaah yang bertolak dari Tanah Air pada 14 Mei 2026, kini mulai mengalihkan fokus sepenuhnya untuk menghadapi fase paling krusial dalam ibadah haji, yakni puncak Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Ketua Kloter BTH 20, Zakia, mengungkapkan bahwa kondisi fisik dan mental seluruh jemaah dalam pemantauannya saat ini berada dalam level yang siap untuk menjalani tahapan berat tersebut.
Kendati demikian, pihak penyelenggara tidak mau lengah dan terus mengintensifkan berbagai langkah persiapan di hotel penginapan.
"Alhamdulillah, seluruh jemaah sudah melaksanakan umrah wajib tanpa kendala berarti. Saat ini para jemaah sedang melalukan persiapan intensif, baik secara fisik maupun spiritual, menuju Armuzna," ujar Zakia saat dikonfirmasi, Jumat (22/5).
Langkah pengkondisian fisik ini dinilai sangat vital mengingat tantangan alam yang dihadapi jemaah tahun ini tidak main-main.
Berdasarkan laporan berkala, gelombang panas sedang melanda kawasan Arab Saudi dengan suhu udara di Mekkah yang fluktuatif menyentuh angka 45 hingga 47 derajat Celsius.
Sengatan matahari pada siang hari diprediksi dapat memicu dehidrasi akut jika jemaah tidak disiplin.
Baca juga: Nasib WNI Disiksa Tentara Israel, Relawan Sumud Flotilla Sampai Disetrum
Baca juga: Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban di Pasar Ternak Muara Bulian Diprediksi Tembus 200 Ekor
Menyikapi hal tersebut, Zakia menjelaskan bahwa tim pemandu kloter bersama tim medis bergerak cepat melakukan mitigasi.
Pembinaan ibadah tatap muka kini dikombinasikan dengan edukasi kesehatan yang ketat.
Pemeriksaan kesehatan berkala (screening) terus dilakukan, khususnya bagi jemaah yang masuk dalam kategori risiko tinggi (risti) dan lanjut usia.
"Suhu di Mekkah saat ini berkisar antara 45 hingga 47 derajat Celsius. Ini cuaca yang cukup ekstrem bagi fisik jemaah kita.
Karena itu, kami tidak bosan-bosan mengingatkan mereka untuk menjaga kesehatan, memperbanyak konsumsi air putih dicampur oralit, dan secara ketat mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak pada siang hari," tegasnya.
Menariknya, meski dihadapkan pada paparan cuaca panas yang sangat menyengat, Zakia menyebutkan bahwa kondisi psikologis jemaah tidak drop.
Sebaliknya, aura optimisme dan semangat spiritual untuk merampungkan rukun Islam kelima ini justru kian menebal di kalangan jemaah seiring semakin dekatnya waktu wukuf.
| AS Ketar-ketir Stok Rudal Pencegat THAAD Kini Kritis Tersisa Separuh, Habis-habisan Bekingi Israel |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban di Pasar Ternak Muara Bulian Diprediksi Tembus 200 Ekor |
|
|---|
| Jadwal Bus Jambi-Bandung 23 Mei 2026, Harga Rp400 Ribu Bus Executive |
|
|---|
| Nasib WNI Disiksa Tentara Israel, Relawan Sumud Flotilla Sampai Disetrum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/22052026-haji-jambi.jpg)