Selasa, 12 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dokter Magang RSUD Tanjabbar Meninggal

Dokter Internship Ditarik, Pelayanan di RSUD KH Daud Arif Tetap Normal

Pelayanan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal normal meski seluruh dokter internship ditarik Kemenkes usai meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy.

Tayang:
Penulis: Sopianto | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Sopianto
PELAYANAN NORMAL-Pelayanan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal normal meski seluruh dokter internship ditarik Kemenkes usai meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy.Pantauan Tribunjambi.com, pada Senin (11/05/2026). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL – Pelayanan di RSUD KH Daud Arif tetap berjalan normal meski seluruh dokter internship (program magang dokter) telah ditarik oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pasca meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy.

Pantauan Tribunjambi.com, pada Senin (11/05/2026) pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) berlangsung seperti biasa. Dokter dan tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang untuk berobat.

Direktur RSUD KH Daud Arif, Sahala Simatupang, mengatakan penarikan dokter internship dilakukan setelah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan investigasi.

“Tidak ada kendala. Pelayanan berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Menurut Sahala, rumah sakit tidak mengalami kekurangan tenaga medis karena dokter tetap bekerja sesuai jadwal yang telah ditetapkan manajemen.

Sebelumnya, sebanyak 16 dokter internship bertugas di RSUD KH Daud Arif, termasuk dr. Myta Aprilia Azmy. Untuk sementara, seluruh dokter internship tersebut ditarik dari rumah sakit.

Kasus ini mencuat setelah dr. Myta Aprilia Azmy, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, meninggal dunia. Ia diduga mengalami beban kerja berlebih dan perlakuan tidak manusiawi selama menjalani program internship.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kemudian mengirim tim investigasi terpadu yang melibatkan Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, serta sejumlah ahli profesi terkait.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Aji Muhawarman, menyatakan peristiwa tersebut merupakan kasus serius yang harus ditangani secara menyeluruh.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan rekan sejawat almarhumah dr. Myta Aprilia Azmy.

(Tribunjambi.com/Sopianto)

Baca juga: Tak Ada Lagi Dokter Internship di RSUD Tanjab Barat, Ada 4 Poin Evaluasi Kemenkes

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved