Selasa, 12 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjab Barat

Pengejaran hingga Jembatan Sugeng, Tragedi Berdarah Dini Hari di Tanjabbar

Situasi memanas, hingga terjadi pengejaran menuju Jembatan Sugeng, sekitar pukul 01.30 WIB. 

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: asto s
Tribunjambi.com
ILUSTRASI Tragedi berdarah terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Pancingan pakai lemparan batu itu rupanya berhasil. Situasi memanas, hingga terjadi pengejaran menuju Jembatan Sugeng, sekitar pukul 01.30 WIB. 

Tragedi berdarah terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Minggu (10/5/2026) dini hari.

Peristiwa berdarah terjadi. Sejumlah remaja bersenjata tajam tawuran di kawasan Jembatan Sugeng, Desa Bram Itam Kanan, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, .

Seorang remaja berinisial MF (16) mengalami luka bacok akibat sabetan senjata tajam. 

Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat, AKP Ayub Peter Bernardus, menuturkan peristiwa itu terjadi dini hari kemarin.

Polisi menangkap tiga orang terduga pengeroyokan itu, yaitu GR (19), RA (16), RI (16)

Ironisnya, dua di antaran terduga adalah anak di bawah umur.

Ketiganya merupakan warga Kecamatan Bram Itam.

Kronologi Pengeroyokan

Hasil penyelidikan sementara polisi, bentrokan berawal dari kesepakatan pertemuan yang dilakukan melalui grup WhatsApp.

Kelompok yang menamakan diri “Geng PG (Parit Gompong)” diduga telah merencanakan penyerangan terhadap kelompok pemuda di wilayah Bram Itam sejak Sabtu (9/5/2026) sore.

Sebelum menuju lokasi sekitar pukul 23.30 WIB, kelompok tersebut lebih dulu berkumpul di area Jembatan Jalan Lintas Roro sambil mengonsumsi minuman keras.

Setelah itu, mereka bergerak menggunakan empat unit sepeda motor menuju lokasi yang menjadi sasaran.

Korban MF yang masih berusia di bawah umur juga diketahui membawa senjata tajam jenis BR/corbek saat terlibat dalam aksi tersebut.

Sesampainya di lokasi, kelompok Geng PG diduga memancing keributan dengan cara melempari batu ke arah sejumlah pemuda Bram Itam yang tengah duduk di depan warung.

Situasi memanas, hingga terjadi pengejaran menuju Jembatan Sugeng.

Sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, saat berusaha melarikan diri, sepeda motor yang dikendarai MF terpeleset hingga membuatnya terjatuh.

Dalam kondisi tersebut, korban kemudian dikeroyok oleh sejumlah pelaku.

Polisi menduga pelaku berinisial GR merupakan orang yang membacok korban menggunakan parang.

Seorang Korban Luka Parah

Polisi menyebut, korban mengalami luka parah di beberapa bagian.

Di antaranya,  luka berat di bagian lengan kanan, pinggang kanan, dan paha kanan.

Setelah kejadian, para pelaku sempat melarikan diri.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan kepada korban dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Petugas yang tiba di lokasi langsung membawa korban ke RSUD Daud Arif Kuala Tungkal guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Tiga Orang Diamankan

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah menangkapn tiga orang.

Selain itu, Polres Tanjung Jabung Barat turut mengamankan dua bilah senjata tajam sebagai barang bukti, yakni sebilah parang milik pelaku serta senjata tajam jenis BR/Corbek milik korban.

Saat ini, ketiga terduga pelaku telah diamankan di Polres Tanjung Jabung Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih melakukan pendalaman guna mengetahui kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

Selain itu, polisi juga mengimbau agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. (Tribun Jambi/are)

Baca juga: Tak Ada Lagi Dokter Internship di RSUD Tanjab Barat, Ada 4 Poin Evaluasi Kemenkes

Baca juga: Jadwal Setop Sementara Aktivitas Angkutan Batu Bara di Jambi Mei 2026

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved