Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kenaikan Harga LPG Nonsubsidi

Pedagang Gas LPG Nonsubsidi di Jambi: Ini bukan Naik, tapi Ganti Harga

Pedagang di Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi, turut berkomentar terkait kenaikan harga gas LPG nonsubsidi tersebut.

Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
NAIK - Potret toko yang menjual gas LPG di Muara Bulian, Batang Hari, pada Selasa (21/4/2026). Gas Elpiji nonsubsidi mengalami kenaikan drastis sejak dua hari terakhir. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN -- Harga gas elpiji nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.

Pedagang di Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi, turut berkomentar terkait kenaikan harga gas LPG nonsubsidi tersebut.

Ia menyebut lonjakan harga tersebut terjadi dalam kurun dua hari terakhir.

Kenaikan harga dinilai cukup signifikan hingga dianggap bukan sekadar naik biasa, melainkan seperti perubahan harga secara menyeluruh.

Salinah (67), pemilik salah satu toko gas di Muara Bulian, mengatakan harga gas ukuran 5,5 kilogram kini mencapai Rp130 ribu per tabung dari sebelumnya Rp110 ribu.

Sementara itu, gas 12 kilogram naik menjadi Rp250 ribu dari harga sebelumnya Rp220 ribu.

Ia menilai lonjakan harga kali ini berbeda dari biasanya.

"Ini bukan naik, tapi ganti harga," katanya.

Menurut Salinah, kenaikan yang terjadi dalam waktu singkat membuat masyarakat terkejut dan berdampak pada penurunan minat beli.

Dalam kondisi normal, penjualan gas 12 kilogram bisa mencapai sekitar 10 tabung per hari, namun kini mengalami penurunan drastis.

Ia juga menjelaskan, sebelum terjadi kenaikan harga, dirinya biasa membeli stok hingga 100 tabung gas 12 kilogram atau lebih dalam sekali pembelian.

Untuk ukuran 5,5 kilogram, stok yang dibeli biasanya sekitar 20 tabung.

Namun sejak harga naik, ia mengaku belum kembali menambah stok karena permintaan yang menurun.

“Sekarang belum belanja lagi sejak harga naik, karena peminat sudah hampir tidak ada.

"Harapannya semoga harga bisa normal lagi, tidak melambung tinggi. Soalnya harga bahan lain juga ikut naik, sementara penghasilan masyarakat tidak bertambah," jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved