Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Prakiraan Cuaca

11 Hotspot Terpantau di Jambi, Ada di Kumpeh Ulu dan Betara

BMKG mendeteksi 11 hotspot di Provinsi Jambi pada 17 Maret 2026, tersebar di Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur.

Tayang:
Penulis: Nurlailis | Editor: Nurlailis
BMKG
BMKG mendeteksi 11 hotspot di Provinsi Jambi pada 17 Maret 2026, tersebar di Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur. 
Ringkasan Berita:
  1. BMKG mendeteksi 11 hotspot di Provinsi Jambi pada 17 Maret 2026, tersebar di Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur.
  2. Titik panas sebagian berada di area sumur minyak PetroChina dan kawasan industri.

TRIBUNJAMBI.COM - BMKG Jambi mendeteksi 11 hotspot di wilayah Provinsi Jambi.

Data ini pemantauan satelit pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Terdapat 11 hotspot yang terdeteksi di beberapa wilayah di Provinsi Jambi dengan tingkat kepercayaan sedang.

Baca juga: BMKG Prediksi Seluruh Wilayah Jambi Diguyur Hujan pada 17 Maret 2026

Titik panas tersebut tersebar di sejumlah kabupaten, yakni Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

Di wilayah Muaro Jambi, 6 titik panas terpantau di Kecamatan Kumpeh Ulu dan Sungai Gelam.

Berdasarkan keterangan yang dirilis BMKG, beberapa hotspot berada di area sumur minyak PetroChina.

Sementara itu, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, titik panas terdeteksi di Kecamatan Betara.

Pada wilayah ini, sebagian titik panas juga teridentifikasi berada di area aktivitas industri.

Selain itu, satu titik panas juga terpantau di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tepatnya di Kecamatan Mendahara Ulu yang berada di sekitar area sumur minyak PetroChina.

BMKG menjelaskan bahwa seluruh titik panas yang terdeteksi pada pemantauan tersebut memiliki tingkat kepercayaan sedang, yaitu pada kisaran 30 hingga 79 persen.

Informasi titik panas ini diperoleh dari hasil pemantauan satelit seperti SNPP dan NOAA20 yang digunakan untuk mendeteksi potensi titik panas di permukaan bumi.

Data ini menjadi salah satu indikator awal dalam memantau potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Jambi

Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved