Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjung Jabung Timur

Dua Nelayan yang Hilang di Laut Tanjabtim Selamat meski Mesin Kapal Rusak

Dua nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Tanjab Timur akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Penulis: tribunjambi | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
SELAMAT - Dua nelayan udang asal Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi, dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Mendahara sejak Rabu (7/1/2026). Keduanya ditemukan selamat. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dua nelayan asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi, yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Kedua nelayan tersebut masing-masing bernama M Yunani (64) dan Junaidi (27), warga Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir. 

Mereka ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Sebelumnya, Yunani dan Junaidi tidak kembali ke rumah sesuai waktu yang dijadwalkan usai melaut sejak Rabu (7/1/2026).

Keduanya diketahui berangkat melaut sejak pagi hari, namun hingga sore hari belum kembali ke darat.

Laporan terkait kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi dari pihak keluarga pada Kamis (8/1/2026).

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue USS Kuala Tungkal bersama unsur SAR gabungan segera melakukan pencarian menuju perairan Mendahara.

Dalam proses pencarian, kapal nelayan yang digunakan kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mesin mati di sekitar Kuala Sungai Alang-Alang, sekitar 11 mil dari titik awal perkiraan lokasi hilang kontak

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Adah Sudarsa, memastikan bahwa kedua nelayan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Adah menjelaskan, kapal yang digunakan Yunani dan Junaidi mengalami kerusakan mesin sehingga tidak mampu kembali ke darat.

"Korban langsung dievakuasi ke Pelabuhan Roro Kuala Tungkal,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah dievakuasi, kedua nelayan tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dalam kondisi sehat.

Adah juga mengimbau para nelayan agar lebih waspada sebelum melaut dengan memastikan kondisi kapal dan mesin dalam keadaan baik.

Selain itu, nelayan yang mengalami keadaan darurat di laut agar segera melaporkan kepada pihak berwenang.

Kapal Karam Dihantam Ombak

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved