Selasa, 9 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Muaro Jambi

Warga Muaro Jambi Tertipu Lowongan Satpam, Bayar Rp6 Juta tapi Tak Kuning Masuk Kerja

Sejumlah warga Desa Baru, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muaro Jambi, mengaku menjadi korban penipuan lowongan kerja oleh pria bernama Albert

Tayang:
Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Muzakkir
Kapolsek Marosebo, IPTU Jeffry Simamora 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sejumlah warga Desa Baru, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muaro Jambi, mengaku menjadi korban penipuan lowongan kerja oleh seorang pria bernama Albert, yang diketahui sehari-hari bekerja sebagai komandan regu pengamanan di sebuah perusahaan.

Antoni (45), salah satu korban, mengatakan ia ditawari pekerjaan sebagai satpam di perusahaan tempat pelaku bekerja.

Namun untuk bisa diterima, korban diminta membayar sejumlah biaya.

Pelaku meminta uang Rp5,5 juta untuk biaya pendidikan dasar (diksar) satpam dan Rp500 ribu untuk biaya tambahan lain.

“Totalnya Rp6 juta,” kata Antoni.

Namun hingga berbulan-bulan ditunggu, janji pelaku untuk memasukkan anaknya bekerja sebagai tenaga keamanan tidak pernah terealisasi.

Antoni mengaku awalnya tidak curiga karena pelaku masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Namun, janji tersebut ternyata hanya tipu muslihat.

Belakangan diketahui, bukan hanya dirinya yang menjadi korban.

Pelaku juga menawarkan modus serupa kepada warga lainnya, dan jumlah korban diperkirakan lebih dari tiga orang.

Upaya korban untuk meminta kejelasan kepada pelaku tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya para korban sepakat melaporkan kejadian ini ke Polsek Marosebo.

Kapolsek Marosebo, IPTU Jeffry Simamora, membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut.

“Sampai saat ini sudah tiga laporan yang masuk dengan pelaku yang sama. Kerugian dari para pelapor mencapai jutaan rupiah,” kata Jeffry.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami laporan dengan memanggil sejumlah saksi, termasuk perusahaan tempat pelaku bekerja.

“Pihak perusahaan memastikan bahwa kasus ini tidak ada kaitannya dengan mereka,” jelasnya.

Jeffry mengimbau warga lain yang merasa menjadi korban untuk segera melapor ke Polsek Marosebo agar kasus ini dapat ditindaklanjuti lebih lanjut.

Baca juga: Trans Bahagia Bakal Terhubung ke 11 Destinasi Wisata di Kota Jambi

Baca juga: Tampang Waldi, Oknum Polisi Pembunuh Dosen Wanita di Bungo Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved