Selasa, 9 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tebo

Pengendara Minta Pemerintah Serius Perbaikan Jalan Nasional di Tebo: Jangan Tunggu Ada Korban

Jalan nasional di Kabupaten Tebo menuai kritik warga. Pasalnya, perbaikan yang dilakukan pemerintah hampir setiap tahun hanya sebatas tambal sulam.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Sopian
Tambal sulam di jalan nasional Kabupaten Tebo menuai kritik warga. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO – Jalan nasional di Kabupaten Tebo kembali menuai kritik warga. Pasalnya, perbaikan yang dilakukan pemerintah hampir setiap tahun hanya sebatas tambal sulam.

Selain itu, jalan yang sudah dikeruk pekerja dinilai rawan menimbulkan kecelakaan, apalagi di sejumlah titik jalan nasional di Tebo minim penerangan.

"Jalan yang sudah dikeruk lama ditambal sulam. Di Tebo ini kan minim penerangan, apalagi di Tebo Ilir dekat taman hutan, itu gelap. Bahaya kalau terus dibiarkan," ujar Wati, warga Kabupaten Tebo, Selasa (9/9/2025).

Ia menyebut kondisi jalan yang berlubang di tanjakan semakin membahayakan pengendara, khususnya pada malam hari.

"Jalan tanjakan berlubang, malam hari ini kan berbahaya," tambahnya.

Wati berharap pemerintah serius memperbaiki jalan nasional di Kabupaten Tebo agar perbaikan tidak terus berulang-ulang.

Menurutnya, kerusakan jalan nasional di Tebo sudah terjadi bertahun-tahun. Namun perbaikan yang dilakukan sejauh ini hanya tambal sulam, hampir di setiap kecamatan.

"Di Tebo Tengah, Tengah Ilir, sampai Tebo Ilir banyak yang ditambal sulam," katanya.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama pengendara setiap hari, baik dari arah Sumatera maupun Pulau Jawa.

"Sayo minta tolong nian dengan pemerintah, perbaiki lah elok-elok. Jangan tunggu ada korban baru diperbaiki," ujarnya.

Ia menilai kondisi ini harus menjadi catatan serius karena tidak sedikit pengendara mengalami kecelakaan akibat jalan rusak.

Selain pemerintah pusat, ia juga meminta DPR RI dapil Jambi ikut mengawasi perbaikan jalan nasional agar tidak hanya sekadar tambal sulam.

"DPR dapil Jambi yang membidangi itu harus mengawasi pelaksanaan pengerjaan tambal sulam jalan," pungkasnya.

Baca juga: ASN Wanita di Tanjabbar Digerebek Saat Nyabu di Rumah, Sabu Hampir 20 Gram Jadi Barbuk

Baca juga: Demo Ricuh Tewaskan 19 Orang dan Lukai 400 Orang, Media Sosial Kembali Diaktifkan

Baca juga: 4 Sungai di Merangin Jambi Tercemar Penambangan Emas Ilegal, Warga Terdampak Air Cokelat Pekat

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved