Rabu, 13 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

Antisipasi Karhutla dan Banjir, Dinkes Batang Hari Minta Puskesmas Pantau Penyakit Harian

Dinas Kesehatan Batang Hari mengimbau seluruh puskesmas siaga menghadapi karhutla dan banjir guna mengantisipasi dampak kesehatan masyarakat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
WASPADA-Dinas Kesehatan Batang Hari mengimbau seluruh puskesmas siaga menghadapi karhutla dan banjir, Selasa (12/5/2026). Hal ini guna mengantisipasi dampak kesehatan masyarakat seperti ISPA, diare, dan penyakit kulit.Select 70 more words to run Humanizer. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN- Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari mengeluarkan imbauan kesiapsiagaan darurat menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman banjir di wilayah Kabupaten Batang Hari, Selasa (12/5/2026).

Imbauan tersebut disampaikan kepada seluruh kepala puskesmas agar meningkatkan langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan masyarakat saat musim rawan bencana.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Wendrawati, kesiapsiagaan dilakukan guna meminimalisir risiko gangguan kesehatan masyarakat akibat kabut asap maupun banjir.

Langkah kesiapsiagaan mulai dilakukan dengan memperkuat pemantauan penyakit di fasilitas pelayanan kesehatan hingga menyiapkan tenaga kesehatan siaga di lapangan.

"Puskesmas diminta aktif melakukan pemantauan dan pelaporan harian terhadap kasus penyakit akibat asap maupun banjir secara cepat dan akurat," katanya.

Ia menjelaskan, seluruh puskesmas diminta menyiagakan Tim Gerak Cepat (TGC) dan mengaktifkan Tim Siaga Krisis Kesehatan untuk mempercepat penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.

Menurutnya, kesiapan tersebut penting dilakukan mengingat dampak kabut asap maupun banjir dapat memicu peningkatan kasus penyakit di tengah masyarakat.

Selain itu, tenaga kesehatan juga diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya asap karhutla dan langkah pencegahannya.

Sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan langsung, media sosial hingga pemasangan spanduk di wilayah pelayanan masing-masing.

"Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat kualitas udara memburuk akibat kabut asap," tuturnya.

Ia menyebut, penyakit yang biasanya meningkat saat terjadi kabut asap yakni infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata dan gangguan kulit.

Sementara saat banjir, masyarakat juga rentan terserang diare serta penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang kurang higienis.

"Tak hanya itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari juga meminta seluruh fasilitas kesehatan memastikan kesiapan logistik dan obat-obatan, khususnya untuk penanganan penyakit pernapasan," jelasnya.

Persediaan oksigen dan masker turut disiapkan di puskesmas hingga jaringan pelayanan kesehatan seperti pustu dan poskesdes.

"Kami berharap seluruh fasilitas kesehatan tetap siaga sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal apabila terjadi bencana," pungkasnya.

 

Baca juga: Kerinci, Batang Hari dan Muaro Jambi Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved