Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

BPBD Batang Hari Tunggu Rilis BMKG Soal Status Siaga Hidrometeorologi

Sekretaris BPBD Batang Hari, Samral Lubis, mengatakan status siaga hidrometeorologi yang sebelumnya berlaku telah berakhir pada Februari 2026.

Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: asto s
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari, Samral Lubis, mengatakan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari masih menunggu rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait penetapan status siaga cuaca di wilayah tersebut, Jumat (6/3/2026).

Sekretaris BPBD Batang Hari, Samral Lubis, mengatakan status siaga hidrometeorologi yang sebelumnya berlaku telah berakhir pada Februari 2026. Hingga kini, pihaknya masih menunggu keputusan terbaru dari BMKG mengenai status kewaspadaan cuaca di Kabupaten Batang Hari, apakah siaga hujan atau siaga kemarau.

“Kita masih menunggu rilis dari BMKG terkait apakah statusnya nanti siaga hujan atau kemarau,” kata Samral.

Meski status hidrometeorologi telah berakhir, BPBD Batang Hari tetap melakukan pemantauan kondisi cuaca secara rutin guna mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Menurutnya, pemantauan curah hujan dilakukan setiap hari dan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi serta dasar pengambilan langkah antisipatif.

“Pemantauan curah hujan kita lakukan setiap hari dan hasilnya juga kita laporkan kepada pimpinan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kondisi cuaca di wilayah Batang Hari masih tergolong normal. Hujan masih terjadi secara merata di sejumlah wilayah, meskipun cuaca panas juga masih dirasakan masyarakat.

“Kondisi saat ini masih normal. Hujan masih merata, tetapi cuaca panas juga masih terjadi,” ujarnya.

Namun demikian, BPBD Batang Hari juga mendeteksi adanya sejumlah titik panas (hotspot) di beberapa wilayah. Titik panas tersebut terpantau berada di Kecamatan Maro Sebo Ulu dan Kecamatan Bajubang.

“Beberapa hotspot terdeteksi di Kecamatan Maro Sebo Ulu dan Bajubang,” katanya.

BPBD Batang Hari juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, termasuk angin puting beliung yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi puting beliung dan tidak melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.

Samral menambahkan, apabila BMKG telah menetapkan perubahan status cuaca atau status siaga di wilayah Batang Hari, pihaknya akan segera menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat.

“Jika ada perubahan status dari BMKG, tentu akan segera kami sampaikan,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

Baca juga: Konflik Lahan Zona Merah Pertamina di Kota Jambi, DPRD dan Kementerian ATR/BPN Bentuk Tim Terpadu

Baca juga: Perusahaan di Batang Hari Diminta Bayar THR H-7 Lebaran, Disnakerperin Buka Posko Pengaduan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved