Sabtu, 18 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

MBG dan Ramadan Dongkrak Permintaan Melon Batang Hari, Petani Panen 3 Ton

Program Makan Bergizi (MBG) dan meningkatnya kebutuhan buah selama Ramadan mendongkrak permintaan melon di Kabupaten Batang Hari, Minggu (1/3/2026).

Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: asto s
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
Petani melon, Danu (45), anggota Kelompok Tani Sugih Waras Kabupaten Batang Hari. Program Makan Bergizi (MBG) dan meningkatnya kebutuhan buah selama Ramadan mendongkrak permintaan melon di Kabupaten Batang Hari, Minggu (1/3/2026). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Program Makan Bergizi (MBG) dan meningkatnya kebutuhan buah selama Ramadan mendongkrak permintaan melon di Kabupaten Batang Hari, Minggu (1/3/2026).

Lonjakan permintaan tersebut dirasakan langsung petani melon, Danu (45), anggota Kelompok Tani Sugih Waras.

Ia mengatakan, hingga kini pihaknya telah memanen sekitar tiga ton melon dan seluruh hasil panen langsung dijual ke pedagang buah di wilayah setempat agar segera dikonsumsi masyarakat.

“Sekarang sudah sekitar tiga ton yang dipanen dan langsung kami jual ke pedagang buah di sini,” ujarnya.

Danu menilai komoditas melon memiliki potensi besar di Kabupaten Batang Hari karena jumlah petaninya masih terbatas.

Menurut dia, peluang pasar masih terbuka lebar, terlebih dengan adanya program MBG yang membutuhkan asupan makanan bergizi.

“Kami memilih melon karena potensinya besar di Batang Hari, petaninya masih sedikit, dan program makan bergizi ini sangat berdampak,” katanya.

Selain itu, momentum Ramadan turut meningkatkan permintaan melon secara signifikan.

Banyak pedagang es buah membutuhkan pasokan melon untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

“Di bulan Ramadan permintaan meningkat karena pedagang es buah cukup banyak sehingga kebutuhan melon luar biasa,” tuturnya.

Ia menjelaskan usia tanam melon hingga panen relatif singkat, yakni sekitar 65 hari setelah tanam.

“Sekitar 65 hari setelah tanam sudah bisa dipanen,” jelasnya.

Meski demikian, budidaya melon memerlukan perhatian khusus, terutama terhadap serangan penyakit jamur.

Tanaman melon cukup rentan terhadap jamur, terutama saat musim hujan.

Untuk harga, melon di pasaran dijual sekitar Rp15.000 hingga Rp17.000 per kilogram.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved