Senin, 8 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

Lepas 210 Jamaah Calon Haji Batang Hari, Fadhil Arief Minta Jangan Ganggu Kekhusyukan Ibadah

210 jamaah calon haji Batang Hari dilepas menuju Tanah Suci, dengan pesan Bupati Fadhil Arief agar jamaah jaga kesehatan dan fokus beribadah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
JEMAAH HAJI-Sebanyak 210 jamaah calon haji Batang Hari dilepas menuju Tanah Suci, dengan pesan Bupati Fadhil Arief agar jamaah menjaga kesehatan dan fokus beribadah tanpa terganggu informasi yang tidak penting. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN -  Sebanyak 210 jamaah calon haji Kabupaten Batang Hari mengikuti pelepasan keberangkatan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di serambi rumah dinas Bupati Batang Hari, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan pelepasan dihadiri keluarga serta kerabat jamaah yang turut mengantar keberangkatan calon tamu Allah tersebut.

Acara itu mengusung tema Semoga Menjadi Haji dan Hajjah yang Mabrur.

Pantauan Tribunjambi.com di lokasi, para jamaah calon haji tampak duduk rapi mengenakan pakaian seragam.

Sejumlah keluarga terlihat mendampingi dan memberikan doa sebelum keberangkatan jamaah menuju embarkasi.

Dalam sambutannya, Bupati Batang Hari MHD Fadhil Arief mengingatkan agar jamaah calon haji tetap menjaga fokus dan kekhusyukan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Ia meminta masyarakat maupun keluarga tidak mengganggu jamaah dengan berbagai informasi yang tidak penting selama pelaksanaan ibadah haji.

"Jangan ganggu kekhusyukan jamaah haji dengan informasi yang tidak perlu, agar jamaah fokus untuk ibadah," katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

Baca juga: Identitas Korban Kecelakaan Maut di Mendalo Jambi Terungkap: Karyawan

Baca juga: Gudang BBM di Jambi yang Terbakar Diduga Ilegal, Ada Suara Ledakan

Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesiapan ilmu, mental dan kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik.

Ia menyampaikan ketakwaan harus dibarengi dengan ilmu, termasuk pengetahuan menjaga kesehatan diri selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Untuk menjadi takwa harus memiliki ilmu dan harus belajar. Kita harus mengenali diri kita, termasuk kesehatan kita pada saat ibadah," tegasnya. 

Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga hati dan pikiran tetap tenang, terutama bagi jamaah yang memiliki penyakit bawaan.

"Maka bapak ibu sekalian agar membersihkan hati dan pikiran supaya penyakit bisa hilang," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan keikhlasan menjadi bagian penting dalam menjalankan ibadah haji, baik ikhlas meninggalkan keluarga maupun pekerjaan untuk sementara waktu.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved