Kontak Senjata di Papua, Kapolda Papua Sebut Akan Buru Pimpinan KKB Papua Hidup atau Mati

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua

Kontak Senjata di Papua, Kapolda Papua Sebut Akan Buru Pimpinan KKB Papua Hidup atau Mati

TRIBUNJAMBI.COM - Pimpinan KKB Papua, Egianus Kogoya dicari karena sejumlah aksi di Papua.

Egianus Kogoya menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas berbagai aksi penembakan di Nduga, Papua oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Hal ini ditegaskan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Menurut Paulus, Egianus Kogoya merupakan anak muda yang merampas senjata aparat keamanan.

Karena sudah memiliki senjata, kelompok ini menjadi beringas.

Kelompok Egianus Kogoya yang diburu TNI (Facebook/TPNPB)

Egianus kerap menjadikan masyarakat sebagai tameng manakala aparat kemanan melakukan pengejaran kepada bersangkutan dan kelompoknya.

"Di saat dilakukan pengejaran, mereka berlindung di balik masyarakat sehingga anggota kesulitan," kata Paulus di Timika, Minggu (12/1/2020).

Paulus menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti mengejar Egianus dan kelompoknya untuk penegakan hukum.

Penegakan hukum yang dilakukan ada dua pilihan, menangkap hidup-hidup atau menembak mati.

"Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap kelompok Egianus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Paulus.

Terakhir, pada Sabtu (11/1/2020) pagi kelompok Egianus menembak Bharatu Luki Darmadi.

Roket Hantam Pangkalan Militer AS di Balad Air Irak Minggu (12/1) Malam, Siapa Bertanggungjawab?

Peringatan Dini BMKG Senin (13/1) - Hujan Badai hingga Banjir Mengancam Wilayah Ini

Ketika itu, Bharatu Luki hendak membuang sampah yang berada di sekitar ujung bandara.

Saat menyeberang ke jalan, tepatnya di samping pos Brimob dengan jarak kurang lebih 50 meter, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan rentetan dari arah sebelah kanan Pos Brimob.

Bharatu Luki pun tertembak di bagian paha kiri.

Paulus pun meminta kepada kelompok Egianus untuk dapat menyerahkan diri dan kembali ke pangkuan NKRI.

Apabila ada tuntutan, sebaiknya disampaikan sehingga bisa dicarikan solusinya, bukan dengan melakukan kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban.

"Asalkan tuntutan itu bukan tentang Papua Merdeka karena itu tidak bisa kami penuhi," kata Paulus.

Anggota Brimob Diberondong Tembakan KKB Papua

Anggota Brimob Polda Maluku Bharatu Luki Darmadi tertembak di bagian paha, saat ia hendak membuang sampah di tempat sampah yang berada di ujung bandara, di Kenyam, Nduga, Papua.

Saat menyebrang jalan, tiba-tiba rentetan tembakan berasal dari sebelah kanan Pos Brimob yang berjarak 50 meter dari Bharatu Luki, Sabtu (11/1/2019) pagi.

Rentetan tembakan tersebut mengenai paha Bharatu Luki.

Ia pun terjatuh dan merayap ke samping selokan bandara.

Kemudian ia berlindung di balik mesin molen, karena rentetan tembakan masih terdengar mengarah ke dirinya.

Anggota lain yang bertugas kemudian melakukan tembakan balasan dan sempat terjadii kontak senjata.

"Pukul 06.46 WIT, anggota Pos lainnya menuju ke arah korban untuk mengevakuasi korban, dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Kenyam," ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu sore.

Pada pukul 08.20 WIT, tim medis melakukan tindakan medis.

Bharatu Luki kemudian dievakusi ke Kota Timika, Kabupaten Mimika.

Hasil & Klasemen Liga Inggris Pekan ke-22 - Manchester City Menang Besar, Aguero Cetak Hattrick

Beda Jawaban dengan Rizky Febian, 5 Pemandi Jenazah Lina Kompak Katakan Ini saat Diperiksa Polisi

"Korban saat ini sudah berada di Rumah Sakit Mitra Masyarakat untuk mendapat perawatan medis," kata Kamal.

Penembakan anggota Brimob tersebut diduga kuat dilakukan oleh kelompok pimpinan Egianus Kogoya.

Setelah kontak senjata berakhir, kelompok bersenjata tersebut kabur ke arah hutan.

Aparat lalu melakukan pembersihan di sekitar Pos Brimob Polda Maluku yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa di dekat bandara.

Kontak senjata di Mimika

Distrik Tembagapura Mimika Papua (Google Maps) ()

Kontak senjata juga terjadi pada Jumat (29/11/20i9) sekitar pukul 09.25 WIT di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua.

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Candra Dianto mengatakan, kontak senjata yang terjadi antara pihak keamanan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) berlansung sekitar 15 menit.

Kontak senjata berawal saat helikopter TNI yang akan melakukan pendorongan logistik (dorlog) dari Kabupaten Mimika

Akibat kontak senjata tersebut, helikopter yang harusnya melakukan dorlog terpaksa kembali ke Timika karena situasi di Mugi kurang kondusif.

"Kemudian heli yang mau dorlog kembali ke Timika," katanya.

Ia memastikan, dari lima anggota KKB yang terlibat kontak senjata dengan prajurit TNI, tidak ada Egianus Kogoya.

"Itu kelompoknya Egianus, tapi Egianus tidak ada karena masih di Kuyawage," katanya.

Hasil & Klasemen Liga Inggris Pekan ke-22 - Manchester City Menang Besar, Aguero Cetak Hattrick

Kronologi Tewasnya Ruslan dan Idar di Lubang Jarum, Ingat 6 Orang Tewas 3 Minggu Lalu?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapolda Papua: Kami Akan Tangkap Egianus Kogoya, Hidup atau Mati"
https://regional.kompas.com/read/2020/01/12/15581931/kapolda-papua-kami-akan-tangkap-egianus-kogoya-hidup-atau-mati?_ga=2.146486004.1159527474.1578819672-2142195488.1578711336

Penulis : Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra

Berita Populer